Friday, July 17, 2020
Sunday, July 12, 2020
PELAJARAN DARI BETLEHEM
Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang; sesudah itu Ia menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka yang menantikan Dia. Ibrani 9:28
Pada waktu kedatangan Kristus yang pertama kali para imam dan penulis tentang Kota Kudus, kepada siapa sabda Allah telah dipercayakan, seharusnya mengerti tanda-tanda zaman dan memaklumkan kedatangan Kristus yang dijanjikan. Nubuatan Mikha menunjukkan tempat kelahiran-Nya, Daniel mencantumkan waktu kedatangan-Nya. Allah menyerahkan nubuatan-nubuatan ini kepada para pemimpin Yahudi; tidak ada maaf bagi mereka jika mereka tidak mengetahui dan mengumumkan kepada orang banyak bahwa kedatangan Mesias sudah dekat. Ketidaktahuan mereka merupakan akibat kelalaian yang berdosa ….
Semua orang seharusnya sudah bersiap-siap dan menunggu-nunggu supaya mereka boleh berada di antara yang pertama menyambut Penebus dunia. Tetapi, amboi, di Betlehem dua orang yang mengadakan perjalanan dari bukit-bukit Nazaret sudah lelah menyusuri jalan sempit yang panjang menuju ke bagian timur kota, dengan tidak berhasil mencari tempat istirahat untuk menginap malam itu. Tidak ada pintu yang terbuka untuk menerima mereka. Di dalam sebuah gubuk hina yang disediakan untuk binatang, akhirnya mereka mendapat tempat bermalam, dan di sanalah Juruselamat dunia lahir…
Tidak ada bukti bahwa Kristus sudah ditunggu-tunggu, dan tidak ada persiapan untuk kedatangan Raja kehidupan. Dalam ketakjuban peusurh sorga sudah hampir pulang ke sorga dengan membawa berita yang memalukan, ketiak ia menemukan sekelompok gembala yang sedang menjaga ternak mereka pada malam hari, dan ketika mereka memandang ke langit yang penuh dengan bintang, sambal merenungkan nubuatan kedatangan mesias ke bumi, dan merindukan kedatangan Penebus dunia. Mereka inilah suatu kumpulan orang yang bersedia menerima kabar dari sorga itu. Maka tiba-tiba malaikat Tuhan muncul, memaklumkan kabar baik mengenai kesukaan besar …
Oh, betapa suatu pelajaran yang indah cerita Betlehem yang ajaib ini! Betapa hal ini menegur ketidakpercayaan kita, kesombongan kita dan kesenangan diri. Betapa hal ini memberikan kita amaran supaya berjaga-jaga, jangan dengan pelbagai kejahatan kita, sehingga kitapun gagal mengerti akan tanda-tanda zaman, dan dengan demikian tidak mengetahui hari kedatangan Tuhan kita.
Saturday, July 11, 2020
KEDATANGAN YESUS YANG PERTAMA
Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya,…untuk menebus mereka, yang takluk kepada hokum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak. Galatia 4:4,5.
Kedatangan Juruselamat telah dinubuatkan di Eden. Ketika Adam dan Hawa pertama kali mendengar perjanjian itu, mereka mengharap supaya hal itu segera digenapi. Dengan penuh kegembiraan mereka menyambut anak laki-laki mereka yang lahir pertama, dengan pengharapan bahwa dialah yang akan menjadi sang Pelepas. Tetapi kegenapan perjanjian itu lambat terjadi. Mereka yang eprtama menerima perjanjian itu meninggal dunia tanpa melihat kegenapannya. Dari zaman Henokh perjanjian itu diulang-ulang melalui para nabi dan bapa, menghidupkan terus pengharapan akan kedatangan-Nya, namun Ia belum juga dating. Nubuatan Daniel mengungkapkan waktu kedatangan-Nya, tetapi tidak langsung menafsirkan pekabaran itu. Abad demi abad berlalu; suara para nabi bungkam. Tangan si penindas berat terhadap Israel, dan banyak yang telah siap berseru, “Sudah lama berselang, tetapi satu penglihatanpun tak jadi.” Yehezkiel 12:22.
Akan
tetapi seperti bintang-bintang pada perjalanan keliling di lorong-lorong mereka
yang telah ditetapkan, ternyata maksud Allah tidak terburu-buru dan tidak
terlambat. Melalui lambang kegelapan besar dan daput api yang berasap, Allah
telah menyatakan kepada Ibrahim perhambaan Israel di Mesir, dan telah
memaklumkan bahwa waktu mereka menumpang di negri orang akan berlangsung empat
ratus tahun. “Sesudah itu”, kata-Nya, “mereka akan keluar dengan membawa harta
benda yang banyak.” Kejadian 15:14. Menentang perkataan itu, seluruh perlawanan
kuasa kerajaan Firaun yang sombong itu sia-sia adanya. Pada “hari itu juga”
sesuai dengan janji ilahi, “keluarlah segala pasukan Tuhan dari tanah mesir.”
Keluaran 12:41. Jadi dalam rapat di sorga saat kedatangan Yesus telah
ditetapkan. Ketika lonceng besar waktu menunjuk saat itu, lahirlah Yesus di
Betlehem.
“Setelah
genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya.” Tindakan Yang Mahakuasa telah
mengendalikan pergerakan bangsa-bangsa, dan meningkatnya dorongan hati dan
pengaruh umat manusia, sampai dunia sudah masak untuk kedatangan sang Pelepas…
Kemudian
datanglah Yesus untuk memulihkan manusia kepada citra Khaliknya. Tidak ada
selain Kristus yang dapat memperbaharui tabiat yang telah dirusak oleh dosa. Ia
dating untukmengusir setan yang mengendalikan kemauan. Ia dating untuk
mengangkat kita dari debu, untuk membentuk kembali tabiat yang rusak menjadi
seperti pola tabiat ilahi-Nya, dan menjadikannya indah dengan kemuliaan-Nya
sendiri. 1
Sumber : Buku Maranatha Tuhan Datang, hal. 9
MENGAPA BERSAKSI?
KESAKSIAN YANG MENYENANGKAN : "Kuasa Kesaksian Pribadi"
Monday, August 12, 2019
Renungan Pagi, 12 Agustus 2019
. 2⃣0⃣1⃣9⃣
•╔═❈══◄▒════•❀•═╗
◐ BAPA KITA PEDULI ◑
•╚═❈══◄▒════•❀•═╝
. 𝕶𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕬𝖑𝖑𝖆𝖍 𝖄𝖆𝖓𝖌 𝕭𝖊𝖗𝖑𝖎𝖒𝖕𝖆𝖍
. 🄴🄻🄻🄴🄽 🄶 🅆🄷🄸🅃🄴
◦•●◉✿[ AGUSTUS ]✿◉●•◦
KASIH KARUNIA ALLAH Yang MENGAGUMKAN
Tanggal 12, Hari Senin
JANJI KEKAL ALLAH
╔═════ஜ۩۞۩ஜ════╗
📝 Ayat Inti: Mazmur 105 : 8
╚═════ஜ۩۞۩ஜ════╝
"Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan."
💝
Allah menepati setiap janji yang dibuat-Nya. Dengan Alkitab di tanganmu, katakan: “Aku telah melakukan seperti yang Engkau katakan, inllah janji-Mu, Mintalah,maka akan diberikan kepadamu; carilah maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu" (Matius 7. 7).
Pelangi di sekitar takhta adalah jaminan bahwa Allah itu benar; bahwa di dalam Dia tidak ada sifat berubah-ubah, tidak juga terdapat bayangan perubahan. Kita telah berdosa terhadap Dia dan tidak layak mendapat kemurahan-Nya, namun IA sendiri telah menaruh dalam bibir kita permohonan paling indah, “Janganlah Engkau menampik kami, oleh karena nama-Mu, dan janganlah Engkau menghinakan takhta kemurahan-Mu! Ingatlah perjanjian-Mu dengan kami, janganlah membatalkannya” (Yeremia 14:21); Ia telah berjanji pada Diri-Nya Sendiri untuk mengindahkan seruan kita ketika kita datang kepada-Nya mengakui ketidaklayakan dan dosa kita. Kehormatan takhta-Nya dipertaruhkan demi kegenapan Firman-Nya kepada kita.
Bagi setiap orang yang memberikan dirinya sendiri dalam pelayanan Tuhan, tidak menahan apa pun, diberikan kuasa untuk pencapaian hasil yang tak terkira. Tuhan Allah terikat oleh janji kekal menyediakan kuasa dan kasih karunia kepada setiap orang yang disucikan melalui penurutan kepada kebenaran.
Nehemia tersungkur di hadapan Raja segala raja dan memenangkan suatu kuasa yang mengubah hati sebagaimana aliran sungai diubahkan [ lihat Nehemia 1 dan 2].
Berdoa sebagaimana Nehemia berdoa di saat ia amat memerlukan adalah cara yang bisa dipilih orang Kristen dalam keadaan di mama tidak ada bentuk doa lain yang memungkinkan.
✅ Para pekerja di tengah kesibukan hidup, terdesak dan hampir kewalahan dengan kebimbangan, dapat melayangkan permohonan kepada Allah meminta tuntunan Ilahi.... Di masa kesulitan yang mendesak atau bahaya, hati boleh menyerukan permintaannya mencari pertolongan kepada Dia yang berjanji menolong hamba-hamba-Nya yang setia dan percaya, kapan pun mereka memanggil Dia. Di dalam keadaan atau kondisi apa pun jiwa yang terbebani oleh kesedihan dan masalah, atau dengan sengit diserang godaan, dapat menemukan jaminan, dukungan dan bantuan dalam kasih dan kuasa yang tak pernah gagal dari Allah yang selalu menepati janji.
🛐 𝓓𝓸𝓪 𝓚𝓲𝓽𝓪 𝓗𝓪𝓻𝓲 𝓘𝓷𝓲
Pendalaman 📖
WA: 08111-62662-9
𝕋𝕌ℍ𝔸ℕ 𝕄𝔼𝕄𝔹𝔼ℝ𝕂𝔸𝕋𝕀🙏🏻
Renungan Pagi, 11 Agustus 2019
. 2⃣0⃣1⃣9⃣
•╔═❈══◄▒════•❀•═╗
◐ BAPA KITA PEDULI ◑
•╚═❈══◄▒════•❀•═╝
. 𝕶𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕬𝖑𝖑𝖆𝖍 𝖄𝖆𝖓𝖌 𝕭𝖊𝖗𝖑𝖎𝖒𝖕𝖆𝖍
. 🄴🄻🄻🄴🄽 🄶 🅆🄷🄸🅃🄴
◦•●◉✿[ AGUSTUS ]✿◉●•◦
KASIH KARUNIA ALLAH Yang MENGAGUMKAN
Tanggal 11, Hari Minggu
TERTULIS DI DALAM HATI
╔═════ஜ۩۞۩ஜ════╗
📝 Ayat Inti: Yeremia 31 : 33, 34
╚═════ஜ۩۞۩ஜ════╝
💝
🛐 𝓓𝓸𝓪 𝓚𝓲𝓽𝓪 𝓗𝓪𝓻𝓲 𝓘𝓷𝓲
Pendalaman 📖
WA: 08111-62662-9
𝕋𝕌ℍ𝔸ℕ 𝕄𝔼𝕄𝔹𝔼ℝ𝕂𝔸𝕋𝕀🙏🏻


