Saturday, March 20, 2021

KESEDERHANAAN

"Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya''– 2 Korintus 11: 3.


Orang yang akan memperhatikan kesederhanaan dalam segala kebiasaannya, membatasi selera dan mengendalikan hawa nafsu, memelihara kuasa pikirannya kuat, aktif, dan gagah, lekas mengerti segala sesuatu yang menuntut pikiran dan tindakan, tajam membedakan antara yang suci dan yang tidak suci, serta bersedia untuk menerjunkan diri dalam tiap-tiap usaha untuk kemuliaan Allah dan kepentingan umat manusia.

Anak-anak kecil harus dididik dalam kesederhanaan sebagai seorang anak kecil. Mereka harus dilatih untuk merasa puas dengan tugas-tugas yang kecil dan bersifat menolong, dan kesukaan-kesukaan serta pengalaman-pengalaman yang biasa dalam usia mereka. Masa kanak-kanak menjadi jawab atas tangkai yang disebutkan dalam perumpamaan, dan tangkai itu mempunyai keindahannya yang tersendiri. Anak-anak tidak boleh dipaksa untuk menjadi matang terlalu cepat, melainkan sedapat-dapatnya harus dibiarkan dalam kesegaran dan keindahan masa kecil mereka. Makin pendiam dan makin sederhana kehidupan seorang anak--makin bebas dari keributan dan makin serasi dengan alam--maka keadaannya akan semakin baik bagi kesegaran jasmani dan mental serta bagi kekuatan rohaninya.

Orang tua harus memberikan teladan hidup mereka untuk mendorong terbentuknya kebiasaan sederhana, dan menarik anak-anak mereka dari kehidupan yang dibuat-buat kepada suatu kehidupan yang alamiah.

Guru terbesar yang pernah dikenal dunia ini dikagumi karena kesederhanaan-Nya; Ia mengajarkan kebenaran Ilahi dengan cara yang sederhana sehingga anak-anak pun dapat mengerti perkataan-Nya, dan bersamaan dengan itu Ia menarik perhatian orang yang paling terpelajar dan ahli-ahli pikir yang terdalam di dunia ini. Oleh menggunakan illustrasi- illustrasi yang sudah lazim Ia membuat kebenaran itu sederhana kepada pikiran orang-orang biasa. Dalam kesederhanaan, Ia menabur bibit Injil kebenaran dalam pikiran dan hati para

pendengar-Nya, lalu bibit itu bertumbuh dan memberikan suatu penuaian untuk hidup yang kekal.

Kemuliaan-Nya (Kristus) adalah kesederhanaan-Nya.

    

Friday, March 19, 2021

KEMURNIAN

"Orang yang tidak bersalah diluputkan-Nya: engkau luput karena kebersihan tanganmu''– Ayub 22: 30.


Barang siapa yang dengan pantas menyandang nama Kristen, yang berarti sama seperti Kristus, akan dipenuhi dengan peribadatan dan kesucian, dengan kasih dan hormat yang disertai takut akan Allah dan Yesus Kristus yang telah diutus-Nya; dan jiwanya, perkataannya, perbuatannya, akan semuanya mengemban cap surga. Orang-orang lain akan melihat bahwa ia telah bersama-sama dengan Yesus dan belajar tentang Dia. Segala doanya akan sederhana dan hangat, dan akan naik kepada Allah atas sayap iman. Belajar dalam sekolah Kristus, ia akan beroleh pikiran yang sederhana atas dirinya; maka meskipun ia mungkin miskin dalam harta dunia ini, ia pun boleh kaya dalam anugerah Roh Allah, dan boleh memberkati dan memperkaya orang lain oleh roh dan pengaruhnya, karena Kristus ada di dalam dia menjadi suatu mata air yang memancar kepada hidup yang kekal. Ia akan memancarkan sekelilingnya suatu suasana pengharapan dan keberanian hati dan kekuatan, dan akan mempermalukan orang-orang yang duniawi, egois, orang-orang yang mengaku percaya di bibir saja, yang mempunyai nama untuk hidup tetapi mati.

Iman yang indah itu yang diilhami Allah memberikan kekuatan dan keagungan tabiat. Sementara kebaikan-Nya, kemurahan-Nya dan kasih-Nya menguasai seseorang, maka persepsi tentang kebenaran akan lebih jelas dan lebih jelas lagi; lebih tinggi dan lebih kuduslah keinginan akan kemurnian hati dan kecemerlangan pikiran. Jiwa yang tinggal dalam suasana pemikiran yang kudus dan murni diubah oleh pergaulan dengan Allah melalui membaca Firman-Nya. Kebenaran itu begitu besar, jangkauannya begitu jauh, begitu dalam dan begitu luas, sehingga diri tidak kelihatan. Hati dilunakkan dan tunduk kepada kerendahan hati, kebaikan dan kasih. Dengan pikiran yang sudah dimurnikan mereka akan menjadi cerdas.

Kesucian hati dan keindahan roh ini lebih berharga dari emas, baik untuk waktu sekarang ini atau pada waktu kekekalan nanti. Hanya orang yang suci hatinya akan melihat Allah.

    

Thursday, March 18, 2021

PENGENDALIAN DIRI

"Sebab itu aku senantiasa berusaha untuk hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah dan manusia''– Kisah Para Rasul 24: 16.


Kekuatan tabiat terdiri dari dua hal--kuasa kemauan dan kuasa pengendalian diri. Banyak orang muda menyangka bahwa nafsu yang kuat dan tidak terkendalikan itu adalah kekuatan tabiat; tetapi yang sebenarnya ialah bahwa seseorang yang dikuasai oleh nafsunya adalah seorang manusia yang lemah. Kebesaran dan keagungan yang sejati seorang manusia diukur oleh kuasanya untuk mengalahkan perasaannya, bukan oleh kuasa perasaannya yang mengalahkan dirinya.

Janganlah sekali-kali kita kehilangan kendali atas diri kita sendiri. Biarlah kita selalu memandang kepada Teladan yang sempurna itu. Adalah merupakan sebuah dosa berbicara dengan cara yang tidak sabar dan marah atau merasa marah--sekalipun kita tidak berkata-kata. Kita harus berjalan dengan sepatutnya, sambil memberikan suatu penampilan yang benar dari Tuhan. Mengeluarkan kata-kata yang marah adalah bagaikan menggesekkan batu api dengan batu api: dengan sekejap hal itu akan menyalakan perasaan kemarahan.

Janganlah sekali-kali menjadi seperti duri yang menusuk. Di dalam rumah tangga jangan biarkan dirimu menggunakan kata-kata yang kasar dan marah. Engkau harus mengundang Tamu yang dari surga, supaya datang ke dalam rumahmu, dan pada saat yang sama memungkinkan bagi Dia dan malaikat-malaikat surga tinggal bersama-sama engkau. Engkau harus menerima kebenaran Tuhan, proses penyucian oleh Roh Allah, keindahan kesucian, agar supaya engkau dapat menyatakan kepada orang-orang yang ada di sekelilingmu Terang kehidupan itu.

Kata seorang kaisar yang ternama di atas tempat tidurnya menjelang saat-saat kematiannya, "Di antara segala kemenangan-kemenanganku hanya satu yang memberikan penghiburan kepadaku sekarang ini, yaitu kemenangan yang telah kuperoleh terhadap sifat pemarahku yang hebat itu." Alexander dan Caesar telah menemukan bahwa lebih mudah mengalahkan satu dunia daripada mengalahkan diri mereka sendiri. Setelah menaklukkan bangsa demi bangsa, mereka telah gugur seorang dari antara mereka menjadi korban dari sifat tidak bertarak, yang lain korban karena ambisi yang gila.

Bukti yang tertinggi dari semua kaum di dalam Kekristenan ialah pengendalian diri.

Dalam pekerjaan Tuhan engkau adalah selamanya dalam suatu sekolah di mana engkau boleh mendapat pelajaran-pelajaran pengendalian diri, martabat yang disucikan, sikap dan tingkah laku yang sopan.

    

Wednesday, March 17, 2021

PERHATIAN

"Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihNya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran '' - Kolose 3:12.


Pandanglah pada Yesus sebagai penuntun dan teladanmu. Pelajarilah bagaimana engkau dapat menjadi seperti Dia, di dalam memberi perhatian kepada orang lain, dalam kelemahlembutan dan kerendahan hati. Dengan demikian engkau boleh "bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala." Engkau boleh memantulkan peta- Nya, dan diterima oleh-Nya sebagai milik-Nya Sendiri pada waktu kedatangan-Nya.

Apabila Yesus mendukung iman, dan memasukkan ke dalam umpan suci jiwa yang paling dalam, Roh Suci akan membentuk dan memperindah tabiat sesuai dengan Kristus. Kemudian pelajaran-pelajaran akan dipelajari tiap-tiap hari di dalam sekolah Kristus. Sifat pohon itu akan dikenal oleh buah-buahnya. "Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka." Orang Kristen akan bercahaya sebagai terang di tengah-tengah kegelapan dunia moral ini. Ia akan lembut lembut hati, dan suka mengingat perasaan orang lain. Firman Allah mengajar kita pelajaran "cerdik seperti ular, dan tulus seperti merpati," dan kewajiban setiap orang Kristen untuk menaruh dirinya kepada peraturan Alkitab, agar ia boleh menjadi "seorang hamba yang tidak perlu malu."Pekerjaan yang keluar dari tangan orang-orang yang melakukan ini, akan sama kekalnya seperti zaman yang kekal. Itu tidak akan tercampur dengan sifat mementingkan diri, dan itu tidak akan menjadi pekerjaan yang sembarangan dan sembrono.

Kasih sayang yang lemah lembut haruslah selamanya dihargai di antara suami dan istri, orang tua dan anak-anak, putra dan putri. Tiap-tiap perkataan yang tergopoh-gopoh harus dihentikan, dan seharusnyalah jangan ada penampilan yang kurang kasih terhadap satu sama lain. Merupakan kewajiban setiap orang di dalam keluarga menjadi gembira, berbicara dengan manis.

Pertumbuhkanlah kelemahlembutan, kasih sayang, dan cinta yang terekspresi dalam budi bahasa, dalam perkataan, dan dalam sikap yang penuh perhatian.

Perhiasan batiniah, karunia Roh, perkataan yang manis, memperhatikan orang lain yang dihargai oleh Allah.

    

Tuesday, March 16, 2021

KELEMAHLEMBUTAN

"Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati '' - Mazmur 25: 9.


Engkau harus belajar pelajaran penting tentang apakah artinya menjadi seorang manusia di dalam pemandangan Allah. Yaitu menjadi seperti Yesus, lembut dan rendah hati, pusat perhatian orang lain lebih suci dari kepentingan kepentingannya sendiri. Itu harus dijalankan dalam hidupmu dan kebiasaanmu setiap hari, menunjukkan bahwa bukan anak nakal atau seorang pelajar bodoh di dalam sekolah Kristus.

Egoisme tidak ada di dalam hati di mana Kristus berdiam; kalau disayangi, itu akan mengeluarkan segala sesuatu yang di sampingnya. Akan dibawanya sesuai dengan kecenderungan hati perubahan kewajiban, menjadikan diri pokok, dan memuaskan serta memanjakan dirimu, berubah menjadi suatu keharusan bagi orang lain. Keperluanmu, kesenangan hatimu, akan mendahului segala sesuatu pun. Kebahagiaan yang benar harus didapat, bukan dalam pemanjaan diri dan usaha menyenangkan diri, melainkan dalam belajar dari Kristus. Barang siapa yang percaya kepada hikmat mereka sendiri, dan mengikuti jalan-jalannya sendiri, dengan bersungut-sungut pada tiap-tiap langkah, karena beban yang diikat oleh kekikiran atas mereka itu adalah begitu berat.

Yesus mengasihi orang-orang muda, dan Ia rindu supaya mereka memiliki perdamaian yang hanya Ia saja dapat karuniakan. Ia menyuruh mereka supaya belajar kepada-Nya kelemahlembutan dan kerendahan hati. Anugerah yang indah ini jarang sekali tampak dalam orang-orang muda zaman sekarang ini, meskipun dalam orang-orang yang mengaku dirinya Kristen. Jalan-jalan mereka sendiri tampak benar dalam pemandangannya. Dalam menerima nama Kristus, mereka tidak menerima tabiat-Nya. Oleh sebab itu mereka tidak mengetahui sedikit pun tentang kesukaan dan perdamaian yang akan didapat dalam pekerjaan-Nya.

Kelembutan Kristus, yang dinyatakan di dalam rumah tangga, akan membuat penghuninya berbahagia; itu tidak menghasut perbantahan, tidak memberikan kembali jawaban yang marah, melainkan meneduhkan tingkah laku yang menjengkelkan, dan memancarkan kelemahlembutan yang dirasakan oleh semua di dalam lingkungan yang dibahagiakannya. Di mana saja disayangi, dijadikannya keluarga-keluarga dunia ini menjadi satu bagian dari keluarga yang besar di surga.

    

Monday, March 15, 2021

KERENDAHAN HATI

"Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar daripada itu. Karena itu Ia katakan: 'Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati'''– Yakobus 4: 6.


Engkau akan selamat, hanya kalau dalam penyerahan dan penurutan yang sempurna engkau menghubungkan diri dengan Kristus. Kuk itu enak, karena Kristuslah yang memikul beban berat. Sementara engkau mengangkat beban salib, itu akan menjadi ringan; dan salib itulah bagimu suatu perjanjian hidup yang kekal. Adalah hak istimewa setiap orang mengikut Kristus dengan sukacita, sambil berseru pada tiap-tiap langkah, "Kemurahan-Mu membuat aku besar." Tetapi kalau kita mau berjalan menuju surga, kita mesti mengambil Firman Allah sebagai buku pelajaran kita. Dalam perkataan yang diilhamkan kita mesti membaca pelajaran-pelajaran kita itu setiap hari.

Penghinaan terhadap manusia Kristus Yesus tidak dapat dimengerti pikiran manusia; tetapi Keilahian-Nya dan eksistensi-Nya sebelum dunia ini dijadikan tidaklah pernah dapat diragukan oleh orang-orang yang percaya kepada Firman Allah. Rasul Paulus berbicara tentang Pengantara kita, Anak Allah yang tunggal, yang di dalam keadaan kemuliaan adalah dalam rupa Allah, Panglima segenap tentara surga, dan Ialah pula, ketika dibungkus-Nya Keilahian-Nya dengan kemanusiaan, mengambil atas-Nya rupa seorang hamba.

Dalam persetujuan penjelmaan-Nya menjadi manusia, Kristus menyatakan suatu kerendahan hati yang menjadi keheranan kepada makhluk-makhluk surga. Penjelmaan menjadi manusia tidak akan berarti penghinaan, kalau bukan oleh kenyataan keadaan Kristus yang begitu mulia sebelumnya. Kita mesti membukakan pengertian kita untuk menyadari bahwa Kristus mengesampingkan jubah kerajaan-Nya, mahkota kerajaan-Nya, kekuasaan-Nya yang tinggi, lalu membungkus Keilahian-Nya dengan kemanusiaan, agar Ia dapat bertemu dengan manusia di mana ada, dan membawa kepada keluarga manusia kuasa moral untuk menjadi putra dan putri Allah. Untuk menebus rnanusia, Kristus menjadi penurut sampai kepada maut, bahkan mati di atas kayu salib.

Kelemahlembutan dan kerendahan hati yang menjadi tabiat hidup Kristus akan dinyatakan di dalam hidup dan tabiat orang-orang yang "hidup sama seperti Kristus telah hidup."

    

Sunday, March 14, 2021

MENGASIHI DAN BERBAIK HATI

"Peliharalah kasih persaudaraan! '' - Ibrani 13: 1.


Tidak ada anggota keluarga yang dapat mengurung dirinya di dalam dirinya sendiri. Kalau ia dipenuhi dengan kasih Kristus, ia akan menyatakan sopan santun, kemurahan hati, penghargaan, lemah lembut terhadap perasaan orang lain, dan akan menyampaikan kepada rekan-rekannya, melalui tindakan kasihnya, perasaan yang lemah lembut, bersyukur, dan berbahagia. Akan dinyatakan bahwa ia sedang hidup untuk Yesus, dan setiap hari memperoleh pelajaran di kaki-Nya, menerima terang-Nya dan damai sejahtera-Nya.

Usaha mempertumbuhkan kepantasan hidup yang teliti pun cukup untuk memblokir segala kecerewetan, pertimbangan yang kasar, dan perkataan yang tidak pantas. Kehalusan yang benar-benar tidak akan pernah dinyatakan selama diri berada sebagai tujuan yang tertinggi. Kasih mesti berdiam di dalam hati. Seorang Kristen yang saksama menarik segala pendorong tindakannya dari kasih yang dalam bagi Tuhannya. Mulai dari akar-akar kasih bagi Kristus mengalirlah suatu perhatian yang tidak mementingkan diri sendiri kepada saudara-saudaranya.

Dari segala perkara yang diusahakan, disayangi, dan dipertumbuhkan, ingat ada suatu pun yang begitu bernilai sebagai hati yang suci di dalam pemandangan Allah; suatu kelakuan diliputi dengan pengucapan syukur dan damai sejahtera.

Kalau keharmonisan kebenaran Ilahi dan kasih ada di dalam hati, itu akan bercahaya di dalam perkataan dan perbuatan. Roh kedermawanan yang tulen mesti berdiam di dalam hati. Kasih membagikan kepada pemiliknya anugerah, kepantasan, dan keelokan tingkah laku. Kasih menyinari wajah dan melembutkan suara; dihaluskannya dan ditinggikannya manusia itu seluruhnya. Dipimpinnya ia ke dalam keharmonisan dengan Allah, karena itu adalah suatu sifat surga.

Janganlah biarkan sifat mementingkan diri di dalam hati atau mendapat tempat di dalam rumah tangga. Kalau semua adalah anggota keluarga kerajaan, akan ada kesopanan yang benar dalam kehidupan rumah tangga. Setiap anggota keluarga akan berusaha senang semua anggota keluarga yang lain.

    

Saturday, March 13, 2021

MELAWAN PENGGODAAN

"Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! '' - Yakobus 4: 7.


Iblis tetap datang dengan segala penggodaannya kepada anak-anak manusia. Ia menggunakan segala macam cara yang ada padanya untuk menyembunyikan dirinya dari pandangan, maka inilah yang begitu banyak orang tidak tahu segala tipu dayanya. Beberapa hari yang lalu, kepada saya memberikan pertanyaan, "Apakah engkau percaya adanya pribadi Iblis?" "Saya percaya," jawab saya. "Ah," ujar orang yang bertanya itu, "Saya tidak percaya bahwa ada makhluk yang demikian; segala pikiran kita yang jahat dan perbuatan-perbuatan hati kitalah Iblis yang kita kenal!" Tetapi, "saya bertanya:" Siapakah yang memikirkan pemikiran-pemikiran ini? Dari manakah asalnya, kalau bukan dari Iblis? ''

Seperti pastinya, kita mempunyai Juruselamat pribadi, kita punya alamat pribadi, kejam dan cerdik, yang selalu mengikuti langkah-langkah kita, dan bermufakat jahat yang menyesatkan kita. Ia dapat bekerja paling berhasil dengan jalan menyamar. Di mana saja pikiran dipelihara bahwa ia tidak ada, di sanalah ia paling sibuk. Bilamana kita paling sedikit menyangka kehadirannya, ia sudah memperoleh keuntungan atas kita. Saya merasa gentar kalau saya rnelihat begitu banyak orang-orang muda yang menyerah kepada kuasanya sedang mereka tidak mengetahuinya. Kalau kiranya mereka hanya melihat bahayanya, mereka akan lari kepada Kristus, perlindungan orang berdosa itu.

Hendaklah kamu bertujuan menjadi pelajar pelajar yang setia dalam sekolah Kristus, belajar setiap hari untuk menyesuaikan hidupmu kepada Teladan Ilahi itu. Tujukanlah wajahmu ke surga, dan desaklah ke sasaran untuk pahala panggilanmu yang tinggi di dalam Kristus Yesus. Ikutilah perlombaan Kristen itu dengan sabar, dan atasi segala penggodaan yang akan datang kepadamu, sehebat apa pun itu. Lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu. Mendekatlah kepada Allah; dan kalau engkau berkeinginan yang mengambil langkah pertama ke atas, engkau akan mendapati tangan-Nya terentang untuk menolong engkau. Terserahlah kepadamu, secara perseorangan, apakah engkau berjalan dalam terang Matahari Kebenaran, atau di dalam kesalahan kesalahan.

    

Friday, March 12, 2021

MEMUSATKAN PIKIRAN KITA PADA KRISTUS

 "Supaya kamu dibarui di dalam roh dan pikiranmu '' - Efesus 4:23.


Orang-orang muda sekarang boleh dididik untuk kegenapan maksud-maksud yang mulia dan suci. Merekalah murid-murid dalam sekolah Kristus, belajar dari hari ke hari segala pelajaran dari Guru Ilahi itu.

Di dalam orang-orang mudalah kasih sayang itu paling hangat, ingatan paling baik dan hati paling mudah menerima kesan-kesan Ilahi; Maka pada waktu mudalah pula segala kuasa pikiran dan tubuh harus dikerahkan kepada tugas perbaikan-perbaikan yang besar boleh mengingat dunia yang sekarang ini akan datang.

Banyak pengetahuan yang bisa diperoleh orang-orang yang sungguh-sungguh diharapkan; Tetapi untuk mencapai ukuran yang tinggi, mereka harus menutup pintu kepada segala pemikiran rendah yang setan suka dorongkan ke dalam pikiran, dan tidak mau menyerah kepada segala penggodaannya. Orang-orang muda boleh mendapatkan apa yang tidak dapat dibeli dengan emas, oleh menyayangi suatu maksud yang bersih dan kuat dalam berusaha menjadi segala-galanya bagi mereka menurut rencana Allah. Pikiran harus memikirkan untuk memikir-mikirkan pokok pikiran yang benar. Mereka harus belajar Alkitab, dan mempraktikkan di dalam hidup peraturan-peraturan Ilahi yang telah ditentukan Allah untuk menuntun mereka. Mereka yang telah lama dalam pekerjaan Allah mungkin mengalami pikiran kosong dengan segala perkara yang sedang terjadi di sekelilingnya, dan transaksi-transaksi yang baru pun boleh lekas hilang dari ingatannya; tetapi pikirannya selamanya terjaga dengan segala pemandangan dan transaksi-transaksi pada masa ia kanak-kanak. Oh, kalau sekiranya orang-orang menyadari betapa pentingnya menyadari bahwa pikiran-pikiran yang terjaga, pikiran-pikiran yang merusak, dan pikiran jiwa dari segala kebiasaan-kebiasaan yang menurunkan derajat; karena kesucian atau kecemaran orang-orang muda dipantulkan pada usia orang tua. dan budaya jiwa dari segala kebiasaan-kebiasaan yang menurunkan derajat; karena kesucian atau kecemaran orang-orang muda dipantulkan pada usia orang tua. dan budaya jiwa dari segala kebiasaan-kebiasaan yang menurunkan derajat; karena kesucian atau kecemaran orang-orang muda dipantulkan pada usia orang tua.

Kebenaran Alkitab, kalau diterima, akan mengangkat pikiran dari keduniawiannya dan kehinaannya. Kalau Firman Allah kasih sayang atau patutnya, baik muda maupun tua akan memiliki aura, suatu prinsip, yang akan menyanggupkan mereka melawan penggodaan.

    

Thursday, March 11, 2021

KETERGANTUNGAN PADA ALLAH

 "... . sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa''–Yohanes 15: 5, bagian akhir.


Pelajaran pertama yang harus diajarkan adalah pelajaran ketergantungan pada Allah. Sebagaimana bunga di ladang yang memiliki akar di tanah; memerlukan udara, embun, hujan, dan sinar matahari, begitu pula kita harus menerima dari Allah apa yang menghidupkan jiwa.

Kehadiran Allah dijamin bagi orang Kristen. Batu karang iman ini adalah kehadiran nyata Allah. Yang paling lemah bisa bergantung pada-Nya. Mereka yang mengira dirinya paling kuat bisa jadi paling lemah kecuali bergantung pada Kristus, menjadikan mereka layak dan tepat guna. Inilah Batu di mana kita bisa membangun dengan baik. Allah itu dekat dalam pengorbanan penebusan Kristus, dalam pengantaraan-Nya, dalam pemerintahan-Nya yang penuh kasih dan lemah lembut atas gereja. Sambil duduk di takhta kekal, Ia mengawasi mereka dengan penuh perhatian. Selama anggota jemaat menyerap air dan nutrisi dari Yesus Kristus, dan bukan dari nasihat dan pendapat serta metode manusia; jika memiliki keyakinan akan kedekatan dengan Allah di dalam Kristus, mereka menaruh seluruh kepercayaan kepada Dia, maka mereka akan memiliki hubungan penting dengan Kristus sebagaimana ranting berhubungan dengan batang pohon. Jemaat didirikan bukan karena teori manusia, atau rencana dan formula panjang dan rumit. Namun tergantung pada Kristus sebagai kebenaran mereka. Dibangun atas iman di dalam Kristus, "dan alam maut tidak akan menguasainya.''

Kekuatan dari setiap jiwa ada di dalam Allah bukan di dalam diri manusia. Ketenangan dan kepercayaan harus menjadi kekuatan bagi mereka yang menyerahkan hatinya kepada Allah. Kristus tidak memiliki minat yang biasa-biasa saja kepada kita namun minat yang lebih kuat daripada kepedulian seorang ibu kepada anaknya. Juruselamat kita telah membeli kita dengan penderitaan dan kepedihan manusia, oleh hinaan, celaan, penganiayaan, caci maki, penolakan dan kematian. Ia sedang mengawasi engkau, anak Allah yang gemetar. Ia akan membuat engkau aman di bawah perlindungan-Nya. Kelemahan kita dalam sifat manusia tidak akan menghalangi akses kita kepada Bapa surgawi, karena Kristus mati untuk menjadi perantara bagi kita.

    

Wednesday, March 10, 2021

KITA MASUK KE DALAM PERHENTIAN KRISTUS

"Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah''– Ibrani 4: 9.


Kalau engkau mau belajar kelembutan dan kerendahan hati dalam sekolah Kristus, Ia pasti akan memberikan kepadamu ketenangan dan kedamaian. Merupakan suatu perjuangan yang hebat untuk meninggalkan kehendak hati dan jalanmu sendiri. Tetapi setelah menamatkan pelajaran itu, engkau akan mendapat ketenangan dan kedamaian. Kesombongan, ambisi, dan sifat mementingkan diri sendiri harus dikalahkan; kemauanmu mesti tenggelam dalam kemauan Kristus. Seluruh hidup boleh menjadi satu korban kasih yang tetap, setiap perbuatan suatu kenyataan, dan setiap perkataan suatu ucapan kasih. Sebagaimana hidup pokok anggur itu beredar melalui batang dan tandan, turun ke dalam jaringan yang paling bawah, dan sampai ke daun yang paling atas, demikianlah anugerah dan kasih Kristus menyala dan berkelimpahan di dalam jiwa, mengirimkan segala kebajikan-Nya kepada segala bagian kehidupan, dan menembusi segala penggunaan tubuh dan pikiran.

Menjadi pekerja bersama dengan Kristus dalam pekerjaan besar untuk mana Ia menyerahkan nyawa-Nya, kita akan mendapat sentosa yang benar. Ketika kita orang-orang berdosa, Ia menyerahkan nyawa-Nya bagi kita. Ia mau supaya kita datang kepada-Nya dan belajar dari pada-Nya. Jadi kita harus mendapat sentosa. Ia berkata akan memberikan kepada kita sentosa. "Belajarlah kepada-Ku; karena Aku lemah lembut dan rendah hati." Dalam melakukan ini maka engkau akan mendapat dalam pengalaman sendiri sentosa yang Kristus berikan, sentosa yang datang dari mengenakan kuk-Nya dan mengangkat beban -Nya.

Suatu bentuk kesalehan tanpa kuasa berarti kepenatan dan beban; tetapi apabila segenap hati dikerahkan dalam pekerjaan Kristus, adalah sentosa kepada jiwa; karena Allah menyebabkan yang demikian beroleh kemenangan tiap-tiap hari atas segala kuasa kegelapan. Allah menolong dia yang menyerahkan jiwanya kepada Tuhan sebagai Khalik yang setiawan.

Untuk mempelajari pelajaran yang Kristus ajarkan ialah suatu kekayaan terbesar yang para pelajar dapat peroleh. Sentosa datang kepada mereka dalam keinsafan bahwa mereka sedang berusaha untuk menyenangkan hati Tuhan.

    

Tuesday, March 9, 2021

KITA HARUS MEMPERHATIKAN PELAJARAN-PELAJARAN ALAM

"Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal''– Matius 6: 28.


Ilmu tentang alam ialah gudang Allah yang darinya setiap murid di sekolah Kristus boleh mengambil pelajaran. Cara-cara Allah di dalam filsafat alam, dan segala rahasia sehubungan dengan tindakan-Nya terhadap manusia, merupakan perbendaharaan yang darinya semua orang boleh ambil.

Bunga di padang, dengan segala jenisnya yang tidak terhitung, adalah senantiasa melayani kesukaan anak-anak manusia. Allah Sendiri telah memberi makan tiap-tiap akar, agar Ia boleh menyatakan kasih-Nya kepada semua yang mau dihaluskan dan ditaklukkan oleh segala perbuatan tangan-Nya. Kita tidak memerlukan pertunjukan palsu. Kasih Allah dinyatakan oleh hal-hal yang indah dari ciptaan-Nya.

Kristus berusaha menarik perhatian murid-murid-Nya jauh dari tiruan kepada yang asli atau alami: "Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya ?" Mengapakah Bapa kita yang di surga tidak menutupi bumi ini dengan karpet berwarna cokelat atau kelabu? Ia memilih warna yang paling menyenangkan, yang paling berkenan kepada pancaindra. Betapa menggembirakan hati serta menyegarkan roh yang penat memandang bumi, yang dihiasi dengan warna hijau hidup! Tanpa pembungkus ini udara akan penuh dengan debu, dan bumi pun akan tampak seperti gurun pasir. Tiap-tiap pucuk rumput, tiap-tiap kuntum yang terbuka dan bunga yang mekar adalah tanda kasih Allah, dan harus mengajar kita suatu pelajaran iman dan percaya pada-Nya. Kristus menarik perhatian kita kepada kecantikannya yang alami, dan menjamin kepada kita bahwa pakaian yang paling mulia dari raja yang terbesar pernah memegang tongkat kerajaan tidaklah sebanding dengan pakaian yang dipakai oleh bunga yang paling sederhana. Engkau yang berkeluh akan keindahan buatan yang hanya dapat dibeli oleh kekayaan, akan lukisan-lukisan yang mahal-mahal, perabot-perabot rumah, dan pakaian, dengarlah kepada suara Guru Ilahi itu. Ia mengarahkanmu ke bunga di ladang, bentuknya yang sederhana tidak dapat diimbangi oleh kecakapan manusia.

    

Monday, March 8, 2021

KESUKARAN MENGAJAR KITA RINDU KE SURGA

"Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, doakan kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari penderitaan kami '' - 2 Korintus 4:17.


Walaupun Tuhan tidak kebebasan kebebasan dari pencobaan kepada umat-Nya, Dia telah menjanjikan yang jauh lebih baik. Dia telah mengatakan, "Selama umurmu kekuatanmu kiranya." Jika kereta api memanggil anak tangga yang naik kereta api-nyala untuk kepentingan-Nya, Yesus akan hadir di sampingmu 'Dia bersama-sama dengan ketiga orang yang setia di Babel itu. Mereka yang menggabungkan Penebus mereka akan bersukacita pada setiap kesempatan bersama Dia penghinaan dan celaan. Kasih yang mereka tujukan kepada Tuhan mereka membuat penderitaan untuk kepentingan-Nya manis.

Sepanjang zaman Iblis telah menganiaya umat Allah. Dia telah menyiksa mereka dan membunuh mereka, tetapi dalam kematian, mereka menjadi pemenang. Mereka nyatakan dalam iman mereka yang kukuh Seseorang yang lebih kuat dari Iblis. Iblis dapat menyiksa dan membunuh tubuh, tetapi dia tidak dapat menjamah kehidupan yang disembunyikan dengan Kristus di dalam Allah. Dia dapat mengurung dalam tembok-tembok penjara, tetapi dia tidak dapat mengikat semangat atau roh. Mereka dapat melihat melewati kegelapan sampai kepada kemuliaan, seraya mengucapkan, "Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita."

Gereja Allah yang dibenci dan dianiaya oleh dunia sedang dididik dan didisiplin dalam sekolah Kristus. Mereka berjalan di jalan-jalan sempit di dunia; mereka disucikan dalam penderitaan. Mereka mengikut Kristus melalui pertentangan-pertentangan yang menyakitkan; mereka menjalani penyangkalan diri dan mengalami kekecewaan yang pahit; tetapi pengalaman mereka yang menyakitkan mengajarkan kepada mereka kesalahan dan kesusahan dari dosa, dan mereka melihatnya dengan kebencian. Dahi bagian dalam penderitaan Kristus, berarti dipersiapkan akan mengambil bagian dalam kemuliaan-Nya. Pandangan penglihatan yang suci nabi itu melihat kemenangan umat Allah. Dia berkata, "Dan aku melihat sesuatu bagaikan lautan kaca bercampur api, dan di tepi lautan kaca itu berdiri orang-orang yang telah mengalahkan binatang itu dan patungnya dan bilangan namanya. Pada mereka ada kecapi Allah. Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba. "