“Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi” (Ibrani 1: 3).
Friday, January 15, 2021
Thursday, January 14, 2021
Henokh, Seorang Anak Allah, Berjalan dengan Bapa
“Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah” (Kejadian 5:24).
Tentang Henokh ada tertulis bahwa ia hidup enam puluh lima
tahun lamanya, lalu beroleh seorang anak laki-laki. Kemudian ia hidup
dengan Allah tiga ratus tahun lamanya.... Setelah anaknya yang pertama itu
lahir, Henokh mencapai suatu pengalaman yang lebih tinggi: ia tertarik kepada
hubungan yang lebih dekat dengan Allah, Ia menginsafi lebih sempurna segala
tanggung jawab dan kewajibannya sebagai seorang anak Allah.42
Wednesday, January 13, 2021
Dia Dekat kepada Semua Orang yang Berseru kepada-Nya
“TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan” (Mazmur 145:18).
Allah merasa senang apabila kita terus menghadapkan wajah
kita pada Matahari Kebenaran .... Apabila kita mengalami kesusahan dan tertekan
oleh kegelisahan. Tuhan adalah dekat, dan disuruh-Nya kita menyerahkan segala
kekhawatiran kita kepada-Nya, karena la peduli kepada kita ....
Ia
mengetahui tepat apakah yang kita perlukan, apa yang dapat kita tanggung, dan
Ia akan memberikan kepada tata rahmat untuk menahan segala pencobaan dan ujian
yang didatangkan-Nya atas kita. Doa saya selalu ialah kedekatan yang lebih besar
kepada Allah.40
Tuesday, January 12, 2021
Ia Menyatakan Kasih-Nya kepada Kita
“Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah
kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia,
supaya kita hidup oleh-Nya” (1 Yohanes
4:9).
Setiap manifestasi kuasa kreatif adalah suatu ucapan kasih
yang tiada terhingga. Kedaulatan Allah meliputi kepenuhan berkat kepada semua
makhluk ciptaan. Pemazmur berkata:
“Punya-Mulah lengan yang perkasa, kuat tangan-Mu dan tinggi
tangankanan-Mu.
Keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Mu, kasih dan
kesetiaan berjalan di depan-Mu. Berbahagialah bangsa yang tahu bersorak-sorai,
ya TUHAN, mereka hidup dalam cahaya wajah-Mu; karena nama-Mu mereka bersorak-sorak
sepanjang hari, dan karena keadilan-Mu mereka bermegah. Sebab Engkaulah
kemuliaan kekuatan mereka…”
Monday, January 11, 2021
Setiap Karunia yang Baik dan Sempurna adalah dari Dia
“Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran” (Yakobus 1:17).
Sunday, January 10, 2021
Dia Mengetahui Keperluan Kita sebelum Kita Minta
“Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya” (Matius 6; 8).
Saturday, January 9, 2021
"Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia” (Roma 8:17)
Semua yang turut membuat perjanjian dengan Yesus Kristus mereka diangkat menjadi anak-anak Allah. Mereka dibersihkan oleh kuasa Firman yang menghidupkan itu, maka malaikat-malaikat ditugaskan untuk melayani mereka. Mereka dibaptiskan di dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Suci. Mereka menjanjikan diri hendak menjadi anggota-anggota yang aktif dari jemaat-Nya di dunia ini. Mereka harus mati kepada segala bujukan keinginan-keinginan duniawi; tetapi dalam percakapan dan peribadatan, oleh penyucian Roh mereka harus mengerahkan suatu pengaruh yang hidup bagi Allah.
Friday, January 8, 2021
Kita adalah Anak-Anak-Nya Laki-Laki dan Perempuan
“… Aku akan menerima kamu. Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan demikianlah firman Tuhan, Yang Mahakuasa” (2 Korintus 6:17,18).
Khalik alam semesta menyebut engkau sebagai Bapa yang penuh kasih sayang .... Bapamu yang di surga bertujuan hendak mengangkat engkau seorang anggota keluarga kerajaan, agar dengan perantaraan segala janji-Nya yang sangat besar dan indah, engkau boleh turut ambil bagian dalam sifat Ilahi.... Makin banyak engkau ambil bagian dalam tabiat Mmalaikat-malaikat yang suci dan tiada berdosa, dan tabiat Kristus, Penebusmu, makin jelaslah engkau akan membawa cap yang Ilahi, dan makin kaburlah kelak kesamaanmu dengan dunia ini.27
Thursday, January 7, 2021
Bahwa Jemaat menjadi Sasaran Perhatian Allah yang Tertinggi
“Supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela’* (Efesus 5:27)
Jemaat itulah penyimpanan segala kelimpahan anugerah
Kristus; maka oleh perantaraan jemaat itulah akhirnya akan dinyatakan, bahkan
kepada “segala pemerintah dan penguasa yang di surga,” hendaklah menjadi
pertunjukan yang terakhir dan sempurna dari kasih Allah.... Jemaat itulah
benteng Allah, kota perlindungan-Nya, yang dipertahankan-Nya dalam satu dunia
yang memberontak.... Itulah tempat pertunjukan anugerah-Nya, di mana Ia
bergemar menyatakan kuasa-Nya untuk mengubahkan hati.25
Kasih
Allah bagi jemaat-Nya tiada terhingga adanya, Penjagaan-Nya atas warisan-Nya tiada berkeputusan.26
Wednesday, January 6, 2021
Agar Kita Disucikan sebagaimana Kristus Suci Adanya
“Aku hampa datang pada-Mu;
Harapahku hanya pada salib-Mu.”
Ketika satu jiwa menerima Kristus, ia
menerima kuasa untuk hidup sebagaimana Kristus hidup.22
Tuesday, January 5, 2021
Bahwa Allah Mengutus Anak-Nya untuk Mati agar Kita Boleh Hidup
“Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita” (l Yohanes 4:10).
Pada penebusan, Allah telah menyatakan kasih-Nya dalam pengorbanan, suatu korban yang begitu luas dan dalam dan tinggi sehingga tidak dapat diukur. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal ...”
Ketika dosa Adam menenggelamkan umat manusia ke dalam kemelaratan yang tiada harapan, Allah sebenarnya dapat memisahkan diri-Nya dari makhluk-makhluk yang berdosa itu. Ia sebenarnya dapat memperlakukan mereka itu sebagaimana orang-orang berdosa patut diperlakukan. Ia sebenarnya dapat memerintahkan malaikat-malaikat surga supaya menuangkan atas dunia kita ini cawan-cawan murka-Nya. Ia dapat membuangkan titik yang gelap ini dari alam semesta-Nya. Tetapi Ia tidak berbuat demikian. Ganti membuang mereka dari hadirat-Nya, Ia malahan datang lebih dekat lagi kepada manusia yang berdosa itu. Ia menyerahkan Anak-Nya yang tunggal menjadi tulang dari tulang kita dan daging dari daging kita. “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita... penuh kasih karunia dan kebenaran.” Kristus, oleh hubungan kemanusiaan-Nya dengan manusia, menarik mereka itu dekat kepada Allah. Ia membungkus sifat-Nya yang Ilahi itu dengan pakaian kemanusiaan, dan menunjukkan di hadapan seluruh surgawi, di hadapan dunia dunia yang belum berdosa, betapa Allah sangat mengasihi anak-anak manusia.
Manusia tidak sanggup menghitung karunia Allah. Tidak ada yang ditahankan. Allah tidak mau membiarkan dikatakan kelak bahwa la sebenarnya dapat berbuat lebih banyak lagi atau menyatakan kepada manusia suatu ukuran kasih yang lebih besar. Dalam karunia Kristus, Ia menyerahkan segenap surga.
Yang Mahatinggi, yang ada dengan Bapa sebelum dunia ini ada, telah diserahkan kepada penghinaan, agar Ia dapat mengangkat manusia. Nubuatan membukakan tabir, agar kita boleh memandang takhta surga, agar kita boleh melihat di atas takhta itu, ketinggian dan kemuliaan, Seorang dalam bentuk manusia, datang ke dunia kita ini hendak menderita, tubuh-Nya dirobek dan luka karena kejahatan kita.17
Demikianlah Allah menunjukkan kasih-Nya bagi manusia. Bersama dengan Kristus diserahkan-Nya segenap surga, agar gambar moral Allah dapat dipulihkan kembali dalam manusia .... Anugerah-Nya dalam segala kebesarannya disediakan bagi semua.18
Monday, January 4, 2021
Agar Kita Disucikan sebagaimana Kristus Suci Adanya
"Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya,
menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci” (1
Yohanes 3:3)
Melalui pertobatan, iman, dan perbuatan baik ia boleh menyempurnakan tabiat yang benar, lalu enuntut melalui jasa-jasa Kristus, kesempatan istimewa menjadi anak-anak Allah. Azas-azas kebenaran Ilahi, yang diterima dan disimpan
dalam hati, akan membawa kita kepada suatu ketinggian kemuliaan moral yang tidak kita duga mungkin untuk kita capai.... “Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.”12
Kesucian
hati dan hidup ialah mata pelajaran yang terpenting diberikan oleh Kristus. Dalam khotbah-Nya di atas gunung, setelah merinci apa yang mesti dilakukan supaya berbahagia, dan apa yang sekali-kali tidak boleh dilakukan, Ia berfirman, “Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurria ”Kesempurnaan, kesucian—ini akan memberikan kepada
mereka keberhasilan dalam menjalankan azas-azas yang telah diberikan-Nya kepada mereka. Tanpa kesucian ini, hati manusia itu kikir adanya, berdosa, dan jahat. Kesucian akan membawa pemiliknya berbuah banyak, dan berkelimpahan dalam segala perbuatan yang baik. Ia tidak akan pernah menjadi lelah dalam berbuat
baik; tidak pula ia mencari kedudukan dalam dunia ini; melainkan ia akan memandang ke depanr dengan kedudukan yang akan diperoleh dari Raja
Surga apabila la akan meninggikan umat-Nya yang disucikan dan saleh kepada
takhta-Nya.... Kesucian hati akan menghasilkan tindakan-tindakan yang benar.13
Sebagaimana Allah suci adanya dalam lingkungan-Nya,
demikian juga manusia harus suci adanya di lingkungannya. Dan dia akan menjadi
suci kalau Kristus dibentuk di dalam hati, serta pengharapan kemuliaan; ditiru dan
dipantulkan seperti tabiat Kristus.
Keagungan kemuliaan tabiat orang Kristen akan bercahaya
seperti matahari, maka sinar terang dari wajah Kristus akan dipantulkan atas
mereka yang telah menyucikan dirinya, sebagaimana Ia juga suci adanya.15
Kesucian hati akan membawa kepada kesucian hidup?6
Sunday, January 3, 2021
Bilamana Kristus Sudah Nyata Kelak, Kita pun Menjadi Sama seperti Dia
“Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya” (l Yohanes 3:2).
Kita tidak boleh berdiam diri, dengan pengharapan bahwa
perubahan perangai akan datang kepada kita oleh sesuatu pekerjaan ajaib, ketika Yesus kelak tampak di awan-awan di langit, dengan kuasa dan kemuliaan besar. Tidak, hai saudara-saudaraku yang muda, kita harus menghadapi meja pengadilan, dan kesempatan diberikan pada kita di dalam hidup ini, Supaya kita boleh membentuk perangai untuk hidup yang kekal di kemudian hari.6
Jangan seorang pun seorangpun menyangka bahwa kekikiran,
penghormatan diri, dan pemanjaan diri cocok dengan Roh Kristus. Pada tiap-tiap
pria dan wanita yang sungguh-sungguh bertobat ada tanggung jawab yang tidak.dapat
kita taksir dengan tepat. Adat istiadat dan cara-cara dunia sekali-kali tidak
boleh dituruti oleh putra dan putri Raja Surga.7
Memperoleh
persekutuan dengan Bapa dan anak-Nya Yesus Kristus berarti dipermuliakan dan
ditinggikan, serta ikut ambil bagian dalam sukacita yang tiada terkatakan dan
megah. Makanan, pakaian, kedudukan, dan kekayaan mungkin ada nilainya; tetapi
mempunyai hubungan dengan Allah... tiada ternilai harganya .... Maka meskipun
“belum nyata apa keadaan kita kelak,” “apabila Kristus menyatakan diri-Nya,”
“kita akan menjadi sama seperti Dia.”10


