Thursday, January 28, 2021

Ia Berbicara kepada Barang Siapa yang Mendengar

 “Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat” (Wahyu 2:29).

Bagaimana manusia dapat menjadi sama seperti Yesus Kristus adalah di luar pengertian manusia. Tetapi Roh Suci dapat menguatkan pemandangan mata rohani kita, menyanggupkan kita melihat apa yang tidak dapat dilihat oleh mata alami kita, atau didengar telinga kita, atau dipahami pikiran kita? Oleh Roh yang menyelidiki segala Sesuatu, bahkan hal-hal yang mendalam tentang Allah, telah menyatakan kebenaran-kebenaran yang indah, yang tidak dapat dilukiskan oleh pena atau suara.78

Dalam semua orang yang mau menyerahkan diri kepada Roh Suci, suatu prinsip kehidupan baru akan ditanamkan; peta Allah yang sudah hilang akan dipulihkan dalam kemanusiaan.

Tetap manusia tidak dapat mengubahkan dirinya sendiri oleh latihan kemauannya. Ia tidak memiliki kuasa oleh mana perubahan ini dapat diadakan. Ragi—sesuatu yang datangnya dari luar—mesti dimasukkan ke dalam tepung sebelum perubahan yang diinginkan itu dapat dikerjakan didalamnya. Begitulah anugerah Allah itu mesti diterima oleh orang berdosa sebelum ia dapat dipantaskan untuk kerajaan kemuliaan. Segala peradaban dan pendidikan yang dunia dapat berikan, akan gagal membuat anak yang merosot oleh dosa menjadi seorang anak surga? Kuasa yang membarui itu mesti datang dari Allah. Perubahan itu dapat diadakanhanya oleh Roh Suci. Semua orang yang mau diselamatkan, tinggi atau rendah, kaya atau miskin, harus menyerah kepada pekerjaan kuasa ini.79   

Setiap hati yang telah dilawat oleh sinar terang dari Matahari Kebenaran akan menyatakan pekerjaan Roh Allah dalam suara, pikiran, dan tabiat. Mesin itu akan bergerak seolah-olah diminyaki dan dituntun oleh sebuah tangan ahliPerselisihan akan berkurang apabila roh pengerja itu menerima minyak dari kedua cabang zaitun. Pengaruh yang suci akan dibagikan kepada orang-orang lain dalam perkataan, kemurahan hati, kelemahlembutan, kasih, dan dorongan semangat.80


Wednesday, January 27, 2021

Roh Itu Menghidupkan

 “Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup” (Yohanes 6: 63).

Hanyalah Roh Suci Allah yang dapat menghidupkan segala kuasa perasaan.75

Roh itu diberikan hanya kepada mereka yang mengharap dengan rendah hati pada Allah, yang mengamat-amati tuntunan dan anugerah-Nya. Berkat yang dijanjikan ini, yang dituntut oleh iman, membawa segala berkat-berkat lainnya. Yaitu diberikan setuju dengan kelimpahan anugerah Kristus, dan la selamanya bersedia untuk mencukupkan tiap-tiap jiwa sesuai dengan kesanggupan untuk menerima.

Pemberian Roh itulah pemberian hidup Kristus. Hanyalah orang-orang yang diajar demikian oleh Allah, hanya orang-orang yang memiliki pekerjaan Roh di dalam hati, dan yang di dalam hidupnya kehidupan Kristus itu dinyatakan, dapat berdiri sebagai perwakilan yang'benar dari Juruselamat.

Allah menerima orang-orang sebagaimana mereka ada, lalu mendidik mereka untuk pekerjaan-Nya, kalau saja mereka mau menyerahkan diri kepada-Nya. Roh Allah, yang' diterima ke dalam jiwa, menghidupkan segala kemampuannya. Di bawah tuntunan Roh Suci, pikiran yang diserahkan sepenuhnya kepada Allah, berkembang dengan selaras, dan dikuatkan untuk memahami serta memenuhi segala tuntutan Allah. Tabiat yang lemah dan bimbang berubah menjadi tabiat yang kuat dan teguh. Perbaktian yang terus-menerus meneguhkan suatu hubungan yang begitu erat antara Yesus dan murid-murid-Nya sehingga orang Kristen itu menjadi seperti Tuhannya dalam tabiat. Ia mempunyai pemandangan yang lebih jelas dan lebih luas. Ia amat dihidupkan oleh kuasa pemberi hidup dari Matahari Kebenaran, sehingga ia disanggupkari untuk mengeluarkan banyak buah kepada kemuliaan Allah.76 ,

Orang-orang percaya akan bersatu hati dan bersatu pikiran, maka Tuhan akan membuat Firman-Nya berkuasa dalam dunia. Kota-kota dan kampung-kampung serta daerah-daerah baru akan dimasuki; jemaat akan bangkit dan bercahaya, karena terangnya telah datang, dan kemuliaan Tuhan terbitlah atasnya .... Kalau Roh Suci tinggal di dalam kita,... kita akan meninggikan Yesus.77

Tuesday, January 26, 2021

Ia Memberikan Buah Roh

 Karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran” (Efesus 5:9).

Akankah kita anggap bahwa kita sanggup untuk membentuk hidup kita dan tabiat kita untuk memasuki pintu gerbang kemuliaan itu? Kita tidak dapat berbuat itu. Kita bergantung setiap saat pada Roh Allah yang bekerja atas kita dan anak-anak kita.

Sekiranya para orang tua mau melihat keadaan yang berbeda dalam segala hal di keluarganya, biarlah mereka menyerahkan dirinya semata-mata kepada Allah, maka Tuhan akan mengadakan jalan dan cara-cara oleh mana suatu perubahan boleh terjadi dalam rumah-tangga mereka.72

Penebusmu yang berbelas-kasihan sedang mengamat-amati engkau dengan kasih dan simpati, bersedia hendak mendengar segala doamu, dan memberikan kepadamu bantuan yang engkau perlukan dalam pekerjaan hidupmu. Kasih, sukacita, damai sejahtera, panjang sabar, kelemahlembutan, iman dan kemurahan hati adalah dasar dari tabiat Kristen. Segala anugerah yang indah ini ialah buah Roh. Itu adalah mahkota dan perisai orang Kristen .... Tidak ada yang dapat memberikan kepuasan dan kesenangan hati yang lebih sempurna. 73

Selama engkau menerima Roh Kristus, engkau akan bertumbuh dan mengeluarkan buah. Anugerah-anugerah Roh akan matang dalam tabiatmu. Imanmu akan meningkat, keyakinan hatimu akan bertambah dalam, kasihmu akan dijadikan sempurna. Makin lama engkau akan semakin memantulkan keserupaan dengan Kristus di dalam segala sesuatu yang suci, mulia dan elok....

Buah ini tidak akan pernah binasa, melainkan akan menghasilkan sejenisnya suatu penuaian kepada hidup yang kekal.

“Bilamana buahnya matang, lalu segera disuruhnya orang membawa sabit, sebab sudah tiba musim menuai,” Kristus sedang menunggu-nunggu dengan penuh kerinduan bagi manifestasi Diri-Nya dalam jemaat-Nya. Apabila tabiat Kristus kelak dihasilkan dengan sempurna dalam umat-Nya, maka la akan datang untuk menyatakan mereka sebagai milik-Nya.74

Monday, January 25, 2021

Ia Membawa Hikmat dan Pengertian

 “Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN” (Yesaya 11:2).

Sebagaimana Roh Suci membukakan kepadamu kebenaran, engkau akan mengumpulkan pengalaman-pengalaman yang sangat indah, dan akan rindu berbicara kepada orang lain tentang perkara-perkara yang menghiburkan, yang telah dinyatakan kepadamu. Kalau dibawa ke dalam pergaulan dengan mereka itu, engkau akan menyampaikan berbagai pikiran yang segar tentang tabiat atau pekerjaan Kristus. Engkau akan mempunyai berbagai kenyataan yang segar tentang kasih-Nya yang berbelas kasihan untuk dibagi-bagikan kepada orang orang yang mengasihi Dia dan kepada orang-orang yang tidak mengasihi Dia.

“Berilah dan kamu akan diberi;” karena Firman Allah adalah “mata air di kebun, sumber air hidup, yang mengalir dari gunung Libanon!” Hati yang pernah merasakan kasih Kristus, selalu berseru untuk hal yang lebih dalam, dan sementara engkau membagi-bagikan, engkau akan menerima dalam ukuran yang lebih banyak dan lebih limpah. Setiap penyataan Allah kepada jiwa, meningkatkan kesanggupan untuk mengetahui dan mengasihi. Seruan hati yang terus menerus ialah, “Lebih banyak dari pada-Mu,” dan selamanya Roh itu menjawab, “Jauh lebih banyak.” Karena Allah kita senang melalaikan “jauh lebih banyak daripada yang kita doakan atau pikirkan.” Kepada Yesus, yang mengosongkan Diri-Nya untuk keselamatan manusia yang hilang, Roh Suci diberikan tanpa ada batasnya. Demikianlah Roh itu akan diberikan kepada tiap-tiap pengikut Kristus apabila segenap hati diserahkan untuk tempat kediaman-Nya. Tuhan kita sendiri telah memberikan perintah, “Hendaklah kamu penuh dengan Roh,” maka perintah inilah juga suatu kegenapan janji. Kerelaan kehendak Bapalah agar dalam Kristus “segala kepenuhan itu berdiam;” dan “dalam Dia kamu dipenuhi”

Allah telah menuangkan kasih-Nya tanpa ada batasnya, seperti hujan menyegarkan bumi. Ia berfirman: “Hai langit, teteskanlah keadilan dari atas, dan baiklah awan-awan mencurahkannya! Baiklah bumi membukakan diri dan bertunaskan keselamatan, dan baiklah ditumbuhkannya keadilan!” ... “Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia.”71

Sunday, January 24, 2021

Ia Mengajar Kita

 “Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu-dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta-dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia” (l Yohanes 2:27).

Roh itu sendirilah yang mengajar dan memberikan penerangan. Khotbah yang paling berkuasa tentang Firman itu, membaca Alkitab, tidak akan dapat mengubahkan tabiat dan menyelamatkan jiwa-jiwa kecuali Roh bekerja dengan dan melalui unsur-unsur manusia. Perencanaan dan pemikiran sekali-kali tidak boleh bersifat hendak menarik perhatian kepada diri. Firman itulah suatu kuasa, suatu pedang, di tangan manusia, tetapi Roh Suci di dalam kuasa-Nya yang hidup itulah efisiensi untuk mengesankan pikiran. “Mereka akan diajar oleh Allah.” Yang menyebabkan terang bercahaya ke dalam hati ialah Allah ....Sebabnya mengapa Allah dapat melakukan begitu sedikit bagi kita ialah karena kita lupa bahwa kebajikan hidup dalam Roh Suci itu harus bergabung dengan perwakilan manusia.69

Beserta kebenaran besar yang telah kita terima dengan hak istimewa, seharusnyalah kita, di bawah kuasa Roh Suci dapat menjadi saluran terang yang hidup. Maka kemudian dapatlah kita menghampiri takhta kemurahan; dan melihat pelangi perjanjian, bertelut dengan hati yang hancur, serta mencari kerajaan surga dengan suatu kekuatan rohani yang akan membawa pahalanya sendiri.

Kita akan mengambilnya dengan kekuatan, seperti dibuat oleh Yakub. Kemudian pekabaran kita akan menjadi kuasa Allah kepada keselamatan. Segala permohonan kita akan penuh dengan ketekunan, penuh dengan perasaan akan keperluan kita yang besar; maka kita pun tidak akan ditolak. Kebenaran itu akan diucapkan oleh hidup dan tabiat, dan oleh bibir yang telah dijamah oleh bara api yang hidup dari mazbah Allah. Kalau inilah pengalaman kita, maka kita pun akan diangkat ke luar dari diri kita yang malang dan hina, yang telah kita sayangkan dengan begitu lemah lembut. Kita akan mengosongkan hati kita dari kuasa kekikiran yang merongrong, dan akan dipenuhi dengan puji-pujian dan syukur kepada Allah. Kita akan membesarkan Tuhan, Allah Segala anugerah, yang telah membesarkan Kristus. Maka la akan menyatakan kuasa-Nya oleh kita, membuat kita seperti sabit yang tajam di ladang penuaian.70

Saturday, January 23, 2021

Ia Menuntun Kita kepada Seluruh Kebenaran

“Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu kedalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang” (Yohanes 16:13).

Tiap-tiap hamba Allah harus dituntun oleh Roh Suci. Bukanlah manusia yang berjalan yang menentukan langkah-langkahnya. Jalan kita, walaupun mungkin berbatu-batu, ditandai bagi kita oleh Tuhan; maka di dalamnyalah kita mesti berjalan.64

Kristus telah mengadakan persediaan bahwa jemaat-Nya akan menjadi suatu badan yang diubahkan, diterangi dengan cahaya surga, memiliki kemuliaan Imanuel. Adalah maksud Allah supaya tiap-tiap orang Kristen dikelilingi dengan suasana terang dan perdamaian rohani. Tidak ada batas pada kegunaan seseorang, yang mengasingkan diri, memberikan tempat untuk pekerjaan Roh Suci dalam hatinya lalu menghidupkan suatu kehidupan yang semata-mata berserah kepada Allah....

Bagi kita dewasa ini, sebagaimana sesungguhnya kepada murid-murid yang pertama, diberi milik janji Roh itu. Allah dewasa ini akan memberkati laki-laki dan perempuan dengan kuasa dari atas, sebagaimana Ia memberkati orang-orang yang pada Hari Pentakosta mendengar perkataan keselamatan. Justru pada saat ini Roh dan anugerah-Nya adalah bagi semua orang yang memerlukannya dan yang mau percaya sungguh- sungguh pada perkataan-Nya.65

Ajarlah anak-anakmu bahwa adalah hak istimewa mereka untuk menerima baptisan Roh Suci setiap hari.66

Orang-orang yang berada di bawah pengaruh Roh Allah tidak akan bersifat fanatik, melainkan tenang dan teguh, bebas dari keterlaluan dalam pikiran, perkataan, atau perbuatan. Di tengah-tengah kekacauan dan doktrin-doktrin yang menyesatkan, Roh Allah akan menjadi penuntun dan perisai bagi orang-orang yang belum menolak bukti-bukti kebenaran, mendiamkan segala suara yang datangnya bukan dari Dia yang adalah kebenaran.67

Suatu pengaruh yang suci harus keluar ke dunia ini dari orang-orang yang disucikan oleh kebenaran .... Roh Suci harus bekerja pada hati manusia, mengambil segala perkara surgawi dan menunjukkannya kepada manusia.68

Friday, January 22, 2021

Anak-Anak Allah Dipimpin oleh-Nya

 “Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah”. (Roma 8:14).

Roh Suci adalah suatu oknum, karena la menyaksikan beserta dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. Kalah kesaksian ini diberikan, maka dibawanyalah sertanya buktinya sendiri. Pada waktu-waktu yang demikian kita percaya dan kita merasa pasti bahwa kita adalah anak-anak Allah.60

Tuhan mempunyai kelimpahan anugerah untuk- dicurahkan atas tiap-tiap orang yang mau menerima karunia, surga itu. Roh Suci akan membawa segala kesanggupan yang dipercayakan Allah kepada pekerjaan Kristus, dan akan membentuk manusia itu setuju dengan Pola Ilahi, sebanding dengan seberapa besar niatnya merindukan dengan sungguh-sungguh perubahan itu.61

Barang siapa yang setuju untuk dipimpin oleh Roh Allah, akan diberi penerangan dan disucikan. Mereka akan melihat betapa sangat dibencinya dosa dan indahnya kesucian. Mereka akan memandang suatu kehormatan yang besar untuk disebut anak-anak Allah, karena mengetahui bahwa mereka semata-mata tidak pantas untuk dihubungkan dengan Kristus, Anak Bapa yang tunggal itu. Kristus mengambil atas-Nya sifat kita, agar la dapat menghubungkan kita dengan Diri-Nya. la menderita dalam daging ... agar la dapat membawa banyak putra dan putri kepada Allah.62

. Roh itulah yang menerangi pikiran yang digelapkan melalui terang dari Matahari Kebenaran; yang membuat hati manusia menyala-nyala di dalam kalbunya dengan suatu keinsafan yang dibangunkan tentang segala kebenaran kekekalan; yang menghadapkan kepada pikiran ukuran kebenaran yang besar dan menempelak dosa; yang mengilhamkan iman dalam Dia yang satu-satunya dapat menyelamatkan dari dosa; yang bekerja untuk mengubahkan tabiat oleh menarik kasih sayang manusia dari segala perkara duniawi dan yang akan binasa, serta menetapkannya atas warisan yang kekal. Roh itu menciptakan kembali, menghaluskan, dan menyucikan makhluk manusia, melayakkan mereka menjadi anggota keluarga kerajaan, anak-anak Raja Surga.63

Thursday, January 21, 2021

Ia selalu di Depan Kita, Maka Kita Tidak akan Goyah

 "Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah” (Mazmur 16:8). 

Di tengah-tengah segala kekacauan yang akan menekan atas jiwa, hanya ada Satu yang dapat menolong kita dari segala kesukaran kita itu, dan mem bantu segala kegelisahan kita. Kita harus menyerahkan segala kekhawatiran kita pada Yesus, dan mengingat bahwa la ada hadir, dan menyuruh kita hidup bersama dengan Dia. Kita harus memeliharakan pikiran kita pada Allah; maka dalam kelemahan kita, la akan menjadi kekuatan kita; dalam kebodohan kita, la akan menjadi hikmat kita; di dalam kelemahan kita, la akan menjadi kekuatan yang menopang kita.

Kita boleh diberi kepastian bahwa kita tidak perlu naik ke surga untuk menurunkan Yesus kepada kita, tidak pula turun untuk menaikkan Dia; karena Dia ada di kanan kita, dan mata-Nya selalu memandang kepada kita. Kitalah seharusnya berusaha untuk menginsafi bahwa Tuhan selalu sangat dekat kepada kita, menjadi penasihat dan penuntun kita. Inilah satu-satunya cara di mana boleh kita merasa yakin terhadap Allah.

Kita perlu mendidik dan melatih pikiran agar kita akan beroleh iman yang cerdas, dan mendapat persahabatan yang berpengertian dengan Yesus. Jika kita tidak membuat persahabatan yang terus-menerus antara Allah dengan jiwa kita, kita akan tercerai dari pada-Nya, dan kita berjalan terpisah dari Dia. Bila kita bersahabat dengan orang-orang sekeliling kita, dan menaruh harap kita pada manusia, dan kasih sayang kita akan dipalingkan dari tujuan perbaktian yang benar. Janganlah membiarkan kesejukan dunia mendinginkan kasih kita bagi Penebus kita. Jika kita mempunyai persekutuan dengan Dia, kita mesti selalu menaruh Tuhan di depan kita, dan memperlakukan Dia sebagai seorang Sahabat
yang dihormati, memberikan kepada-Nya tempat yang terutama dalam kasih sayang kita. Kita harus membicarakan daya tarik-Nya yang tiada taranya, dan selalu mempertumbuhkan keinginan hendak memperoleh pengetahuan yang lebih baik akan Yesus Kristus. Kemudian Roh-Nya akan beroleh kuasa mengendalikan kehidupan dan tabiat kita .... Kalau pernah ada waktu apabila manusia memerlukan hadirat Kristus pada sebelah kanannya, sekaranglah waktu itu ....

Kita memerlukan Kapten keselamatan kita terus-menerus di samping kita.59

Wednesday, January 20, 2021

Dia Dekat kepada Semua Orang yang Berseru kepada-Nya

 “Maka kata Pilatus kepada-Nya: ‘Jadi Engkau adalah raja?’ Jawab Yesus: ‘Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku’” (Yohanes 18:37).

Keunggulan Kristus yang sadar, meskipun ketika Ia turun selangkah demi selangkah dalam jalan penghinaan, memberikan kepada perkataan-Nya kuasa yang mengherankan. Apa pelajaran tentang petunjuk yang diberikan-Nya, dan dengan kuasa apa Ia menegur dosa orang-orang yang menduduki jabatan tinggi. Kebenaran adalah kebenaran bagi-Nya, maka kebenaran tidak pernah menderita di tangan-Nya; karena ialah pengarang kebenaran. “Untuk itulah Aku lahir” kata-Nya, “dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran” .... Dialah penjelmaan kebenaran dan kesucian. Dia yang telah berdiri dalam permusyawaratan Allah, yang telah
berdiam di bagian terdalam tempat kudus Yang Kekal, sedang berbicara tentang apa yang diketahui-Nya.... Tetapi orang-orang yang mengaku berdiri tinggi dalam pengetahuan dan pengertian rohani gagal untuk mengerti maksud-Nya; dan yang telah diperkembangkan sejak zaman yang kekal oleh Bapa dan Anak itu, mereka dalam kebodohannya berdiri sebagai pengkritik untuk menyalahkan.

Kristus yang tersalib selalu menarik jiwa-jiwa kepada-Nya. Pada pihak lain, Iblis sedang menarik mereka jauh dari Kristus, agar mereka jangan berjalan dalam terang wajah-Nya, agar mereka jangan melihat Kristus dalam kebajikan dan kemurahan-Nya, belas kasihan-Nya yang tidak terhingga dan kasih-Nya yang tidak tertandingi. Ia menahan dirinya oleh menawarkan daya tarik duniawi, agar Allah dalam Kristus jangan sampai dilihat. Tetapi Kristus datang, agar barang siapa mau percaya pada-Nya boleh diselamatkan. Seperti bunga berbalik kepada matahari agar sinarnya yang terang itu boleh membantu dalam menyempurnakan keelokannya, demikianlah pula para pengikut Kristus harus berbalik kepada Matahari Kebenaran, agar terang surga boleh bersinar atas mereka, menyempurnakan tabiatnya, dan memberikan kepada mereka itu suatu pengalaman yang dalam dan kekal di dalam segala perkara Allah. Di luar kuasa kitalah untuk mengerti berkat-berkat yang dibawa di dalam lingkungan pencapaian kita oleh Kristus, kalau saja kita mau mempersatukan usaha kemanusiaan kita dengan anugerah Ilahi.58


Tuesday, January 19, 2021

Ia Lebih Kuat dan Lebih Berkuasa dari Seteru Kita

 “Siapakah itu Raja Kemuliaan? ‘TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan!”’ (Mazmur 24' 8).

Kristus kuat adanya untuk menyelamatkan seluruh dunia, la mau agar semuanya dapat selamat. Ia tidak dapat menahan pikiran bahwa seorang pun harus hilang. Ia menangis pada kuburan Lazarus, bahwa la tidak dapat menyelamatkan asing-masing orang yang telah dibinasakan oleh kuasa Iblis dalam kematian. Ia telah menyerahkan Diri-Nya sebagai suatu tebusan untuk banyak orang, bahkan semua orang yang mau menggunakan kesempatan untuk pulang kembali pada kesetiaannya kepada Allah .... Ketika la membangkitkan Lazarus dari antara orang mati, tahulah Ia bahwa untuk kehidupan tersebut ia mesti membayar tebusan di atas kayu salib di Golgota. Tiap-tiap penyelamatan yang diadakan berarti menyebabkan bagi-Nya penghinaan yang sebesar-besarnya, la harus menderita kematian untuk tiap-tiap manusia.

Dalam hidup-Nya di dunia ini, Kristus mempertumbuhkan suatu tabiat yang sempurna, Ia memberikan penurutan yang sempurna kepada hukum-hukum Bapa-Nya. Dalam kedatangan-Nya ke dunia ini dalam rupa manusia, dalam menjadi takluk kepada hukum, dalam menyatakan kepada manusia bahwa Ia menanggung penyakit mereka, dukacita mereka, kesalahan mereka, la tidak menjadi orang berdosa. Di hadapan orang-orang Farisi Ia dapat berkata, “Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa?” Tiada satu cacat dosa terdapat pada Dia. Ia berdiri di hadapan dunia sebagai Anak Domba Allah yang tiada bercela.

Dari sudut kesucian-Nya yang tinggi, Penebus dunia ini dapat melihat bahwa penyakit yang diderita keluarga manusia telah didatangkan atas mereka oleh pelanggaran hukum Allah. Tiap-tiap peristiwa kesengsaraan dapat disusul oleh-Nya kepada sumbernya. Di dalam tiap-tiap peristiwa Ia membaca kesudahan yang menyedihkan dan mengerikan dari tiap-tiap orang berdosa yang tidak bertobat. Diketahui-Nya.bahwa Dia sajalah yang dapat melepaskan rrfereka dari jurang yang ke dalamnya mereka telah jatuh. Ia Sendirilah yang dapat menjejakkan kaki mereka pada jalan yang benar; kesempurnaan-Nya sajalah yang dapat berguna bagi keadaan mereka yang tidak sempurna. Ia sajalah yang dapat menutupi ketelanjangan mereka dengan jubah kebenaran-Nya yang tiada bercacat cela itu .... Dia berkuasa untuk melepaskan. Bantuan telah diletakkan atas Dia yang berkuasa. Ia memeluk manusia dengan lengan kemanusiaan-Nya yang panjang itu, sedang dengan lengan Ilahi-Nya, Ia berpegang kepada Yang Mahakuasa.57


Monday, January 18, 2021

Ia Tahu bagaimana Menolong Kita apabila Kita Digoda

 “Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai” (Ibrani 2:18).

Meskipun menanggung pencobaan-pencobaan yang paling ngeri, Kristus tidak gagal ataupun menjadi tawar hati. Ia sedang melakukan peperangan demi kepentingan kita, dan sekiranya Ia bimbang, sekiranya Ia menyerah kepada penggodaan, keluarga manusia pasti sudah hilang.

Alkitab memberikan hanya sedikit saja keterangan tentang perjuangan dengan Iblis dalam penggodaan di padang belantara, tetapi itulah suatu ujian yang hebat sekali. Kristus keluar sebagai pemenang, menanggung ujian dan pencobaan itu demi kepentingan kita. Betapa sedikit manusia dapat mengerti kekuatan penggodaan yang dihadapi Kristus! Betapa sedikit manusia mengerti tentang ujian itu atas mana tergantung nasib dunia ini! Penebus dunia ini bukannya berperang melawan daging dan darah, melainkan melawan segala penguasa dan kuasa, melawan penghulu dunia yang memerintahkan kegelapan. Segenap surga menaruh perhatian terhadap peperangan ini, dan betapa kesukaan, betapa besarnya kegirangan di surga karena pertolongan telah ditanggungkan atas Dia yang berkuasa mengalahkan dan berkuasa untuk menyelamatkan!

Betapa suatu peristiwa yang luar biasa ketika Kristus menaruh Diri-Nya dalam posisi Adam, dan menderita ujian di mana Adam telah kalah, dan oleh perbuatan ini menaruh manusia atas kedudukan yang lebih beruntung, berkenan kepada Allah, di mana ia boleh menang melalui jasa-jasa Yesus. Dalam nama-Nya, oleh anugerah-Nya, manusia boleh menjadi seorang pemenang, sama seperti Kristus juga beroleh kemenangan. Dalam Kristus Keilahian dan kemanusiaan dipersatukan, dan satu-satunya jalan dengan mana manusia boleh memperoleh kemenangan ialah oleh ikut ambil bagian dalam sifat Ilahi.... Keilahian dan kemanusiaan bergabung di dalam dia yang memiliki sifat Kristus. Rasul Paulus menulis, “Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan” .... “Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.”56

Sunday, January 17, 2021

Percaya Kepada Dia Berarti Hidup yang Kekal

 “Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal…” (Yohanes 3:36).

Apabila jiwa menyerahkan dirinya kepada Kristus, suatu kuasa yang baru akan bekerja pada hati yang baru itu. Suatu perubahan terjadi, yang manusia tidak pernah bisa laksanakan bagi dirinya. Itulah suatu pekerjaan supernatural, membawa suatu elemen ajaib ke dalam sifat alami manusia. Jiwa yang diserahkan kepada Kristus menjadi benteng kepunyaan-Nya, yang dipertahankan-Nya dalam dunia pemberontak, dan Ia bermaksud agar tidak ada kuasa kelak dikenal di dalamnya melainkan kuasa-Nya Sendiri. Satu jiwa seperti itu yang dipelihara sebagai milik perwakilan-perwakilan surga tidak dapat dikalahkan oleh serangan Iblis.52

Kristus bersedia memberikan semua pengaruh surgawi. Ia mengetahui segala godaan yang datang kepada manusia, dan kesanggupan tiap-tiap orang. Ia menimbang kekuatannya. Ia melihat yang sekarang dan yang akan datang, lalu menghadapkan kepada pikiran segala kewajiban yang harus dihadapi, dan menganjurkan agar perkara-perkara duniawi yang biasa tidak akan dibolehkan sampai begitu memenuhi pikiran sehingga perkara-perkara yang kekal kelak hilang dari perhitungan.53

Karunia anugerah-Nya melalui Kristus diberikan cuma-cuma kepada semua orang. Tidak ada pilihan melainkan pilihan seseorang, yang olehnya siapa saja boleh binasa. Allah telah menjelaskan dalam Sabda-Nya syarat-syarat atas mana tiap-tiap jiwa akan dipilih kepada hidup kekal-yakni penurutan pada perintah-perintah-Nya, melalui iman dalam Kristus. Allah telah memilih suatu tabiat yang harmonis dengan hukum-Nya, dan barang siapa yang akan mencapai ukuran tuntutan-Nya, akan beroleh izin masuk ke dalam kerajaan kemuliaan-Nya. Kristus Sendiri berkata, ”Barang siapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal.”54

Betapa tinggi kedudukan untuk disamakan dengan Dia yang di dalamnya semua, kesempurnaan dipusatkan, Dia adalah Raja Surga, tetapi yang mengasihi kita, meskipun jauh dalam dosa, begitu banyak sehingga bahasa tidak dapat mengucapkannya! Untuk kepentingan kita Ia meletakkan jubah kerajaan-Nya, turun dari atas takhta dan menjadi seperti seorang di antara kita kecuali dalam dosa, agar hidup dan tabiat-Nya menjadi satu teladan untuk ditiru oleh semua orang, agar mereka boleh mendapat karunia hidup yang kekal.55

 

Saturday, January 16, 2021

Kalau Kita Berdosa, Ia Memohonkan Perkara Kita di Surga

 "Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil” (l Yohanes 2:1).

Tuhan Yahwe tidak menganggap rencana keselamatan itu sempurna sampai Dia mencurahkan hanya dengan kasih-Nya Sendiri. Oleh penentuan-Nya Ia telah menempatkan pada mazbah-Nya seorang Pengacara yang dipakaikan dengan sifat kita. Sebagai Pengantara kita, tugas pekerjaan Kristus ialah memperkenalkan kita kepada Bapa sebagai putra danputri-Nya.

Kristus telah menjanjikan Diri-Nya menjadi pengganti dan jaminan kita, dan Ia tidak melalaikan seorang pun. Ada persediaan penurutan sempurna yang tidak pernah habis berasal dari penurutan-Nya, Di surga, jasa-jasa-Nya, penyangkalan diri dan pengorbanan Diri-Nya, dihargai sebagai dupa yang akan dipersembahkan bersama-sama dengan permintaan doa umat-Nya. Ketika doa orang berdosa yang tulus dan rendah hati naik kepada takhta Allah; Kristus mencampurkan dengan doa itu jasa-jasa hidup penurutan-Nya yang sempurna itu. Segala doa kita diharumkan oleh dupa ini. Kristus telah menjanjikan Diri-Nya untuk mengantarai demi kepentingan kita, dan Bapa selamanya mendengar Amak-Nya.

Ini adalah misteri Keilahian. Bahwa Kristus harus mengambil sifat manusia, dan oleh suatu kehidupan yang hina meninggikan manusia dalam derajat moral yang seimbang dengan Allah; bahwa Ia harus membawa sifat yang diambilnya itu kepada takhta Allah, dan di sana menghadapkan anak-anak-Nya kepada Bapa, supaya kepada mereka dianugerahi suatu kehormatan yang melebihi kehormatan yang dianugerahkan kepada malaikat-malaikat—inilah keheranan bagi alam semesta semawi, misteri yang ke dalamnya malaikat-malaikat rindu melihat. Inilah kasih yang menghancurkan hati orang berdosa.49

Dia yang tidak dapat melihat manusia terjerumus kepada kebinasaan tanpa membiarkan jiwa-Nya padakematian untuk menyelamatkan mereka dari kemusnahan yang kekal, akan memandang dengan rasa iba dan belas kasihan atas tiap-tiap jiwa yang menyadari bahwa ia tidak dapat menyelamatkan dirinya.50

Kristuslah Pengacaramu. Dalam pengakuan yang kuat dan sepenuh hati akan kasih Allah, peganglah tangan Kristus, dan pegang kuat-kuat. Tangan-Nya memegang engkau jauh lebih kuat daripada yang engkau dapat memegang tangan-Nya.sl