Friday, February 5, 2021

Penurutan yang Segera Membawa Berkat Berkelimpahan

 

“Aku bersegera dan tidak berlambat-lambat untuk berpegang pada perintah-perintah-Mu” (Mazmur 119:60) 

Penurutan kepada hukum-hukum Allah memperkembangkan dalam manusia suatu tabiat elok yang selaras dengan semua yang murni dan kudus dan tiada bercela. Dalam hidup orang yang demikian pekabaran Injil Kristus dijelaskan. Menerima kemurahan Kristus dan penyembuhan-Nya dari kuasa dosa, orang itu dibawa ke dalam perhubungan yang benar dengan Allah. Hidupnya, yang dibersihkan dari kesia-siaan dan kekikiran, dipenuhi dengan kasih akan Allah. Penurutannya setiap hari kepada hukum Allah menghasilkan suatu tabiat yang menjamin baginya hidup yang kekal di dalam kerajaan Allah.

Dalam hidup-Nya di dunia ini Juruselamat memberikan kepada kita suatu teladan akan kehidupan yang disucikan, yang boleh menjadi milik kita kalau kita mau menyediakan hari-hari kita untuk melakukan yang baik kepada jiwa-jiwa yang memerlukan pertolongan kita. Kesempatan kitalah membawa sukacita kepada yang berduka, terang kepada yang digelapkan, dan hidup kepada orang-orang yang hendak binasa. Pekabaran Tuhan kepada kita, “Mengapa kalian berdiri terus seharian di sini dengan tidak melakukan apa-apa? Bekerjalah selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja.” Setiap perkataan yang kita ucapkan, tiap-tiap perbuatan yang kita lakukan, yang mendatangkan kebahagiaan orang lain, akan mendatangkan kebahagiaan kita sendiri pula, dan membuat hidup kita seperti hidup Kristus.

Kewajiban kita setiap hari haruslah diterima dengan gembira dan dilaksanakan dengan gembira. Kewajiban kita yang terutama ialah menyatakan dalam perbuatan dan kelakuan suatu hidup yang akan menyatakan sifat-sifat surga. Firman kehidupan diberikan kepada kita untuk dipelajari dan dipraktikkan. Segala perbuatan kita haruslah betul-betul sesuai kepada hukum-hukum kerajaan surga. Kemudian surga dapat menyetujui pekerjaan kita; dan talenta-talenta yang kita gunakan dalam pekerjaan-Nya akan berlipat ganda untuk kegunaan yang lebih besar. Hidup yang diserahkan itu akan bercahaya di tengah-tengah kegelapan moral dunia ini, menuntun jiwa-jiwa yang hampir binasa kepada kebenaran Firman itu….

Dalam karunia-Nya kepada dunia. Tuhan telah menyatakan betapa Ia sangat ingin agar kita membawa di dalam hidup kita tanda-tanda kewarga-negaraan surga oleh membiarkan tiap-tiap sinar terang yang telah kita terima bercahaya dalam segala perbuatan yang baik kepada sesama kita manusia.16

Thursday, February 4, 2021

Hukum Itu adalah Kebenaran dan Keadilan

“Keadilan-Mu adil untuk selama-lamanya, dan Taurat-Mu benar” Mazmur 119:142).

Allah mengirim kebenaran ke dalam dunia kita ini dalam kemuliaan yang tiada bercacat, elok, dan sempurna, dan menaruhnya bertentangan dengan kesalahan. Baik manusia maupun Iblis tidak dapat mencari suatu kekurangan di dalam tabiat Kristus; tetapi penyataan Terang sejati, yang menerangi tiap-tiap orang yang datang ke dalam dunia ini, menaruh kegelapan dalam pertentangan yang begitu rupa, sehingga manusia tidak mau menerima terang itu…. Tidaklah ada permusuhan yang sewajarnya di antara malaikat-malaikat yang jahat dengan manusia yang jahat; keduanya jahat adanya oleh pelanggaran hukum Allah, dan yang jahat akan selamanya bersekutu melawan Allah. Manusia yang sudah jatuh ke dalam dosa dan malaikat-malaikat yang sudah berdosa masuk ke dalam persekutuan yang menyedihkan ….

Kemurnian dan kesucian tabiat Kristus menimbulkan amarah yang sejahat-jahatnya dalam hati manusia… Penurutan-Nya yang sempurna kepada segala perintah Allah adalah suatu teguran yang tetap bagi suatu generasi yang bernafsu dan jahat. Tabiat Kristus yang tiada bercela itu sedang memancarkan terang ke dalam kegelapan moral dunia ini ….

Barang siapa yang menjadi anak-anak Allah tidak dapat menghindar akan bertempur dengan tentara pendurhakaan …. Oleh perantaraan jasa-jasa Penebus, Allah menerima segala usaha manusia yang berdosa dalam memeliharakan hukum-Nya, yang kudus, adil, dan benar.

Barang siapa sungguh-sungguh bersatu dengan Kristus akan dapat melakukan pekerjaan yang pernah dilakukan oleh Kristus ketika di dunia ini—mereka akan didapati membesarkan hukum itu dan memuliakannya …. Apabila para penganjur kebenaran menyatakan efisiensi kebenaran di dalam hidup dan tabiat mereka, suatu pukulan diberikan terhadap kerajaan Iblis.14

Tabiat Allah ialah keadilan dan kebenaran; begitulah sifat hukum-Nya. Pemazmur berkata, “Taurat-Mu benar;” “segala perintah-Mu adil” …. Hukum yang demikian, yang merupakan ekspresi dari pikiran dan kemauan Allah, pastilah sama kekalnya seperti Pengarangnya.15 

Wednesday, February 3, 2021

Hukum Itu Kudus, Adil dan Sempurna

 “Jadi hukum Taurat adalah kudus, dan perintah itu juga adalah kudus, benar dan baik” (Roma 7:12).

Sebagai Raja alam semesta, Allah telah menetapkan undang-undang untuk pemerintahan bukan saja bagi sekalian makluk-makluk yang hidup, tetapi juga bagi segenap pekerjaan alam. Segala sesuatu, apakah besar atau kecil yang bergerak ataupun tidak bergerak, adalah di bawah undang-undang tertentu yang tidak dapat diabaikan. Tidak ada pengecualian kepada peraturan ini; karena tida ada yang telah dijadikan oleh tangan Ilahi itu dilupakan oleh pikiran Ilahi… Kepada manusia saja, puncak pekerjaan penciptaan-Nya, Allah telah memberikan hati nurani untuk menginsafi segala tuntutan-tuntutan suci dari hukum Ilahi itu, dan suatu hati yang sanggup mengasihinya sebagai suci, adil, dan benar; dan dari manusia dituntut penurutan yang segera dan sempurna.10

Peraturan ini melarang semua penindasan dari para orang tua dan semua ketidaktaatan dari anak-anak. Tuhan penuh dengan belas kasihan, kemurahan, dan kebenaran. Hukum-Nya suci, adil, dan benar, dan mesti dituruti baik oleh para orang tua maupun anak-anak. Peraturan-peraturan yang akan mengatur hidup para orang tua dan anak-anak mengalir dari hati kasih yang tidak terduga, dan berkat Allah yang berkelimpahan akan hinggap atas para orang tua yang menjalankan hukum-Nya di bawah rumah tangganya, dan atas anak-anak yang menuruti hukum ini. Pengaruh gabungan dari kemurahan dan keadilan harus dirasai. “kasih dan kesetiaan akan bertemu, dan keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman.” Rumah tangga yang di bawah disiplin ini akan berjalan dalam jalan Tuhan, hendak melakukan keadilan dan kebenaran.11

Biarlah orang-orang muda memandang kepada ukuran Ilahi itu, dan jangan pernah merasa puas dengan tujuan yang rendah … Janganlah berjalan dengan bimbang, melainkan di dalam kekuatan dan anugerah Yesus Kristus. Kepada-Nya diserahkan segala kuasa di surga dan di bumi. Berlindunglah pada Yesus Kristus, dan masuk ke dalam perjanjian yang teguh dengan Dia dalam iman, untuk mengasihi dan berbakti kepada-Nya.12

Karena hukum Allah itu “kudus, benar dan baik,” suatu Salinan dari kesempurnaan Ilahi, maka pastilah suatu tabiat yang dibentuk oleh penurutan kepada hukum tersebut akan kudus adanya. Kristuslah contoh yang sempurna dari tabiat yang demikian.13

Tuesday, February 2, 2021

Hukum Allah Itu Sempurna

“Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman” (Mazmur 19:8).

Hukum yang diberikan Allah kepada umat-Nya dahulu kala adalah lebih bijaksana, lebih baik, dan lebih bermurah hati daripada hukum bangsa-bangsa yang paling beradab dalam dunia ini. Hukum bangsa-bangsa membawa tanda-tanda kelemahan dan hawa nafsu yang tidak dibarui; tetapi hukum Allah membawa cap yang Ilahi.6

Pemazmur berkata, “Taurat Tuhan itu sempurna.” Betapa ajaib dalam kesederhanaannya, kelengkapan dan kesempurnaannya, yakni hukum Yahwe! Itu begitu singkat sehinga kita dengan mudah dan dapat menghafalkan tiap-tiap hukumnya, namun begitu luas jangkauannya sampai mengucapkan segenap kehendak Allah, dan mengambil pengetahuan bukan saja tentang perbuatan-perbuatan lahir, melainkan segala pikiran dan maksud, keinginan dan emosi. Hukum manusia tidak dapat melakukan ini. Hukum-hukum manusia hanya dapat bertindak dengan perbuatan-perbuatan lahir saja. Seseorang boleh jadi adalah seorang pelanggar, namun menyembunyikan segala perbuatannya yang salah dari pandangan manusia, boleh jadi ia seorang penjahat—seorang pencuri, seorang pembunuh, atau seorang yang berbuat zina—tetapi selama ia tidak kedapatan, hukum tidak dapat menyalahkan dia sebagai bersalah….

Hukum Allah itu sederhana, dan mudah dimengerti. Kalau anak-anak Adam mau, menurut hukum itu dengan segenap kekuatannya, mereka akan memperoleh tenaga pikiran dan kuasa pemandangan untuk mengerti lebih banyak lagi daripada maksud-maksud dan rencana-rencana Allah. Maka kemajuan ini akan diteruskan, bukan saja hanya pada waktu hidup di dunia ini, melainkan pada waktu zaman yang kekal; karena betapa jauh pun mungkin ia maju dalam pengetahuan akan hikmat dan kuasa Allah, masih tetap ada yang tidak terbatas dari seberang sana.7

Oleh karena “Taurat Tuhan itu sempurna,” segala perubahan dari padanya pastilah kejatahatan.8

Penurutan adalah satu-satunya syarat atas mana Israel dahulu kala akan menerima kegenapan segala perjanjian yang membuat mereka umat Allah yang sangat dicintai; dan penurutan kepada hukum itu akan membawa berkat-berkat yang besar kepada individu dan bangsa dewasa ini sebagaimana pada bangsa Ibrani.9

Monday, February 1, 2021

Perintah-Perintah-Nya Teguh

 “Perbuatan tangan-Nya ialah kebenaran dan keadilan, segala titah-Nya teguh, kokoh untuk seterusnya dan selamanya, dilakukan dalam kebenaran dan kejujuran” (Mazmur 111:7,8).

 Adam dan Hawa, ketika mereka dijadikan, mempunyai pengetahuan akan hukum Allah. Hukum itu dicetak dalam hati mereka, dan mereka mengerti segala tuntutannya atas mereka. Hukum Allah sudah ada sebelum manusia dijadikan. Hukum itu disesuaikan kepada keadaan makhluk-makhluk yang suci; malaikat-malaikat pun diperintahkan oleh hukum itu. Setelah manusia jatuh dalam dosa, prinsip-prinsip kebenaran tidak diubahkan. Tidak ada yang diambil dari hukum itu; tidak satupun dari peraturannya yang suci dapat diperbaiki. Dan sebagaimana hukum itu telah ada sejak permulaan, begitu pula hukum itu akan ada sepanjang zaman kekal yang tiada berkesudahan.1

Kewajiban kita untuk menuruti hukum ini adalah menjadi beban pekabaran rahmat yang terakhir kepada dunia. Hukum Allah itu bukanlah suatu perkara yang baru. Itu bukanlah kesucian yang dijadikan, melainkan kesucian yang diberitahukan. Itu adalah peraturan prinsip-prinsip yang menyatakan kemurahan, kebaikan, dan kasih. Itu menyatakan tabiat Allah kepada manusia yang telah jatuh dalam dosa, dan menyatakan dengan jelas segenap kewajiban manusia.2

Hukum kasih itu adalah dasar pemerintahan Allah, kebahagiaan semua makhluk cerdas tergantung pada keselarasan mereka yang sempurna dengan prinsip-prinsip kebenarannya yang besar. Allah menginginkan dari semua makhluk ciptaan-Nya pelayanan kasih—pelayanan yang berasal dari suatu penghargaan akan tabiat-Nya. Ia tidak berkenan pada penurutan paksaan; dan kepada semua orang Ia memberikan kebebasan kemauan, agar mereka boleh memberikan kepada-Nya pelayanan sukarela.3

“Segala titah-Nya teguh….” Apapun yang dibangun atas kekuasaan manusia akan dirubuhkan; tetapi apa yang dialaskan atas batu Firman Allah yang tiada dapat diubahkan akan berdiri tetap selama-lamanya”.4

Undang-undang suci yang dibenci oleh Iblis dan berusaha untuk membinasakannya, akan dihormati di seluruh alam semesta yang tiada berdosa.5

Sunday, January 31, 2021

Mereka selalu Turun Naik Tangga Surga

 “Maka bermimpilah ia, di bumi ada didirikan sebuah tangga yang ujungnya sampai di langit, dan tampaklah malaikat-malaikat Allah turun naik di tangga itu” (Kejadian 28:12).

Dalam dunia yang bernoda ini, segenap surga menyatakan perhatian yang paling besar .... Namun kita bergaul dengan kegiatan yang sibuk di kota-kota kita, kita berbaur dengan orang banyak yang berdesak-desakan di jalan-jalan yang ramai, kita masuk ke dalam pasar-pasar perniagaan dan berjalan pada jalan-jalan besar; maka melalui seluruhnya, dari pagi hingga petang, orang banyak bertindak seolah-olah bisnis, sport, dan kepelesiran sajalah yang menjadi tujuan hidup seolah-olah dunia ini sajalah yang harus memenuhi pikiran. Betapa sedikit yang memikirkan perwakilan-perwakilan yang tidak kelihatan!

Segenap surga menaruh perhatian yang amat besar pada makhluk manusia yang begitu penuh dengan kesibukan, dan yang tidak menaruh pikiran pada yang tidak kelihatan .... Ada kalanya makhluk-makhluk cerdas surgawi itu membukakan tirai yang menyembunyikan dunia yang tiada kelihatan itu, agar pikiran kita boleh ditarik dari ketergesa-gesaan serta kesibukan, dan mempertimbangkan bahwa ada saksi-saksi untuk segala sesuatu yang kita perbuat dan katakan, apabila sibuk dalam urusan perdagangan, atau apabila kita berpikir sendirian ....

Makhluk-makhluk surga ini ialah malaikat-malaikat yang melayani, dan mereka sering kali menyamar dalam rupa manusia, dan sebagai orang-orang asing berbicara dengan orang-orang yang sibuk dalam pekerjaan Allah. Di tempat-tempat sunyi mereka telah menjadi teman-teman pengembara dalam bahaya. Dalam kapal-kapal yang diserang badai mereka telah mengucapkan perkataan-perkataan yang menghilangkan ketakutan dan mengilhamkan pengharapan pada saat bahaya. Banyaklah orang dalam berbagai macam keadaan yang telah mendengar kepada bunyi suara penduduk dunia-dunia yang lain. Berulang kali mereka itu telah memegang pimpinan balatentara. Mereka telah pernah disuruh untuk membasmi bala sampar. Mereka telah makan bahan-bahan makanan sederhana di rumah orang-orang miskin, dan sering kali mereka telah tampak sebagai musafir yang sudah lelah dan memerlukan perlindungan untuk malam....

Malaikat-malaikat surga sedang bekerja sama dengan kita dalam segala pekerjaan yang baik dan dengan demikianlah bumi ini dihubungkan dengan surga.89

Saturday, January 30, 2021

Mereka Melayani Pewaris Keselamatan

“Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan?” (Ibrani l: 14).

Allah mempunyai malaikat-malaikat yang pekerjaannya ialah menarik orang-orang yang akan menjadi waris keselamatan .... Pekerjaan malaikat-malaikat itu ialah menahankan segala kuasa Iblis.86

Pekerjaan makhluk-makhluk surga tersebut ialah menyediakan penduduk dunia ini untuk menjadi anak-anak Allah, kudus, suci, tiada bercela. Tetapi meskipun mengaku sebagai pengikut Kristus, manusia tidak menaruh dirinya dalam suatu kedudukan di mana mereka dapat mengerti pelayanan ini, dengan demikian pekerjaan utusan-utusan surga itu dibuat sulit. Malaikat-malaikat, yang selalu memandang wajah Bapa yang di surga, akan lebih suka tinggal dekat di sebelah Allah, di dalam suasana surga yang bersih dan suci; tetapi suatu pekerjaan mesti dilakukan dalam membawa suasana surga ini kepada jiwa-jiwa yang digoda dan dicobai, agar Iblis jangan sampai membuat mereka tidak pantas untuk tempat yang Tuhan mau mereka duduki di dalam istana surga. Segala pemerintah dan penguasa yang di surga bergabung dengan malaikat-malaikat ini dalam pelayan an mereka bagi orang-orang yang akan menjadi waris keselamatan.87

Malaikat-malaikat, yang akan melakukan bagimu apa yang engkau tidak dapat lakukan untuk dirimu sendiri, sedang menunggu-nunggu pekerjaan bersama dari padamu. Mereka sedang menunggu bagimu untuk menyambut penarikan Kristus. Mendekatlah kepada Allah dan kepada satu sama lain. Oleh keinginan, oleh doa dalam hati, oleh perlawanan terhadap segala perwakilan Iblis, taruhlah kehendakmu pada pihak kehendak Allah. Sementara engkau mempunyai keinginan hendak melawan Iblis, dan dengan tekun berdoa: “Lepaskanlah aku dari penggodaan,” engkau akan beroleh kekuatan. Pekerjaan malaikat-malaikat surgalah datang kepada orang-orang yang dicobai, digoda, dan menderita. Mereka bekerja lama dan tidak kenal lelah untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang baginya Yesus telah mati. Maka apabila jiwa-jiwa itu menghargai bantuan surga yang dikirimkan kepada mereka, menyambut pekerjaan Roh Suci demi kepentingan mereka; kalau mereka menaruh kemauan hatinya pada pihak kemauan Kristus, malaikat-malaikat membawa pekabaran itu ke surga .... Maka ada sukacita di antara penghuni surgawi.88


Friday, January 29, 2021

Malaikat-Malaikat yang Tak Terkira Banyaknya Siap Menolong Kita

“Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat sekeliling takhta... jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa” (Wahyu 5:11).

Ketika Kristus naik kepada Bapa, la tidak meninggalkan para pengikut-Nya tanpa bantuan. Roh Suci, sebagai wakil-Nya, dan malaikat-malaikat surga, sebagai roh-roh yang melayani, disuruh untuk menolong orang-orang yang menghadapi peperangan yang tidak berimbang di dalam peperangan iman.
Ingatlah selamanya bahwa Yesus itulah penolongmu. Tidak seorang pun yang mengerti kecuali Dia tentang keanehan tabiatmu. Ia sedang mengawasimu, dan jika engkau mau dituntun oleh-Nya, la akan memberikan di sekelilingmu pengaruh-pengaruh untuk kebaikan yang akan menyanggupkan engkau melaksanakan segala kehendak-Nya bagimu.81

Tidak ada yang tampaknya lebih tidak berdaya, namun sesungguhnya lebih tidak terkalahkan, daripada jiwa yang merasakan kehampaannya dan bersandar sepenuhnya atas jasa-jasa Juruselamat. Allah akan mengirimkan setiap malaikat yang di surga untuk membantu orang yang demikian, lebih daripada membiarkan dia dikalahkan.82

Para malaikat adalah pelayan-pelayan Allah, bersinar dengan terang yang selalu memancar dari hadirat-Nya, dan terbang dengan sayap yang cepat untuk melaksanakan kehendak-Nya.83

Malaikat-malaikat selamanya hadir di mana mereka paling dibutuhkan, dengan orang-orang yang menghadapi peperangan yang paling berat dengan diri untuk diperjuangkan, dan yang keadaan tempat sekelilingnya paling mematahkan semangat.84

Dalam segala zaman, malaikat-malaikat telah selamanya dekat kepada para pengikut Kristus yang setia. Persekutuan jahat yang amat besar diatur melawan semua orang yang mau menang; tetapi Kristus mau supaya kita memandang kepada hal-hal yang tidak kelihatan, kepada balatentara surga yang berkemah berkeliling semua orang yang mengasihi Allah, untuk melepaskan mereka itu. Dari segala bahaya, yang kelihatan dan tidak kelihatan, kita telah dipeliharakan oleh campur tangan malaikat-malaikat, kita tidak akan pernah mengetahui, hingga dalam terang zaman yang kekal kita melihat pemeliharaan Allah. Ketika itulah kelak kita akan mengetahui bahwa segenap keluarga surga menaruh perhatian dalam keluarga yang di dunia ini, dan bahwa pesuruh-pesuruh dari takhta Allah mengawali langkah-langkah kita dari hari ke hari.85

Thursday, January 28, 2021

Ia Berbicara kepada Barang Siapa yang Mendengar

 “Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat” (Wahyu 2:29).

Bagaimana manusia dapat menjadi sama seperti Yesus Kristus adalah di luar pengertian manusia. Tetapi Roh Suci dapat menguatkan pemandangan mata rohani kita, menyanggupkan kita melihat apa yang tidak dapat dilihat oleh mata alami kita, atau didengar telinga kita, atau dipahami pikiran kita? Oleh Roh yang menyelidiki segala Sesuatu, bahkan hal-hal yang mendalam tentang Allah, telah menyatakan kebenaran-kebenaran yang indah, yang tidak dapat dilukiskan oleh pena atau suara.78

Dalam semua orang yang mau menyerahkan diri kepada Roh Suci, suatu prinsip kehidupan baru akan ditanamkan; peta Allah yang sudah hilang akan dipulihkan dalam kemanusiaan.

Tetap manusia tidak dapat mengubahkan dirinya sendiri oleh latihan kemauannya. Ia tidak memiliki kuasa oleh mana perubahan ini dapat diadakan. Ragi—sesuatu yang datangnya dari luar—mesti dimasukkan ke dalam tepung sebelum perubahan yang diinginkan itu dapat dikerjakan didalamnya. Begitulah anugerah Allah itu mesti diterima oleh orang berdosa sebelum ia dapat dipantaskan untuk kerajaan kemuliaan. Segala peradaban dan pendidikan yang dunia dapat berikan, akan gagal membuat anak yang merosot oleh dosa menjadi seorang anak surga? Kuasa yang membarui itu mesti datang dari Allah. Perubahan itu dapat diadakanhanya oleh Roh Suci. Semua orang yang mau diselamatkan, tinggi atau rendah, kaya atau miskin, harus menyerah kepada pekerjaan kuasa ini.79   

Setiap hati yang telah dilawat oleh sinar terang dari Matahari Kebenaran akan menyatakan pekerjaan Roh Allah dalam suara, pikiran, dan tabiat. Mesin itu akan bergerak seolah-olah diminyaki dan dituntun oleh sebuah tangan ahliPerselisihan akan berkurang apabila roh pengerja itu menerima minyak dari kedua cabang zaitun. Pengaruh yang suci akan dibagikan kepada orang-orang lain dalam perkataan, kemurahan hati, kelemahlembutan, kasih, dan dorongan semangat.80


Wednesday, January 27, 2021

Roh Itu Menghidupkan

 “Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup” (Yohanes 6: 63).

Hanyalah Roh Suci Allah yang dapat menghidupkan segala kuasa perasaan.75

Roh itu diberikan hanya kepada mereka yang mengharap dengan rendah hati pada Allah, yang mengamat-amati tuntunan dan anugerah-Nya. Berkat yang dijanjikan ini, yang dituntut oleh iman, membawa segala berkat-berkat lainnya. Yaitu diberikan setuju dengan kelimpahan anugerah Kristus, dan la selamanya bersedia untuk mencukupkan tiap-tiap jiwa sesuai dengan kesanggupan untuk menerima.

Pemberian Roh itulah pemberian hidup Kristus. Hanyalah orang-orang yang diajar demikian oleh Allah, hanya orang-orang yang memiliki pekerjaan Roh di dalam hati, dan yang di dalam hidupnya kehidupan Kristus itu dinyatakan, dapat berdiri sebagai perwakilan yang'benar dari Juruselamat.

Allah menerima orang-orang sebagaimana mereka ada, lalu mendidik mereka untuk pekerjaan-Nya, kalau saja mereka mau menyerahkan diri kepada-Nya. Roh Allah, yang' diterima ke dalam jiwa, menghidupkan segala kemampuannya. Di bawah tuntunan Roh Suci, pikiran yang diserahkan sepenuhnya kepada Allah, berkembang dengan selaras, dan dikuatkan untuk memahami serta memenuhi segala tuntutan Allah. Tabiat yang lemah dan bimbang berubah menjadi tabiat yang kuat dan teguh. Perbaktian yang terus-menerus meneguhkan suatu hubungan yang begitu erat antara Yesus dan murid-murid-Nya sehingga orang Kristen itu menjadi seperti Tuhannya dalam tabiat. Ia mempunyai pemandangan yang lebih jelas dan lebih luas. Ia amat dihidupkan oleh kuasa pemberi hidup dari Matahari Kebenaran, sehingga ia disanggupkari untuk mengeluarkan banyak buah kepada kemuliaan Allah.76 ,

Orang-orang percaya akan bersatu hati dan bersatu pikiran, maka Tuhan akan membuat Firman-Nya berkuasa dalam dunia. Kota-kota dan kampung-kampung serta daerah-daerah baru akan dimasuki; jemaat akan bangkit dan bercahaya, karena terangnya telah datang, dan kemuliaan Tuhan terbitlah atasnya .... Kalau Roh Suci tinggal di dalam kita,... kita akan meninggikan Yesus.77

Tuesday, January 26, 2021

Ia Memberikan Buah Roh

 Karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran” (Efesus 5:9).

Akankah kita anggap bahwa kita sanggup untuk membentuk hidup kita dan tabiat kita untuk memasuki pintu gerbang kemuliaan itu? Kita tidak dapat berbuat itu. Kita bergantung setiap saat pada Roh Allah yang bekerja atas kita dan anak-anak kita.

Sekiranya para orang tua mau melihat keadaan yang berbeda dalam segala hal di keluarganya, biarlah mereka menyerahkan dirinya semata-mata kepada Allah, maka Tuhan akan mengadakan jalan dan cara-cara oleh mana suatu perubahan boleh terjadi dalam rumah-tangga mereka.72

Penebusmu yang berbelas-kasihan sedang mengamat-amati engkau dengan kasih dan simpati, bersedia hendak mendengar segala doamu, dan memberikan kepadamu bantuan yang engkau perlukan dalam pekerjaan hidupmu. Kasih, sukacita, damai sejahtera, panjang sabar, kelemahlembutan, iman dan kemurahan hati adalah dasar dari tabiat Kristen. Segala anugerah yang indah ini ialah buah Roh. Itu adalah mahkota dan perisai orang Kristen .... Tidak ada yang dapat memberikan kepuasan dan kesenangan hati yang lebih sempurna. 73

Selama engkau menerima Roh Kristus, engkau akan bertumbuh dan mengeluarkan buah. Anugerah-anugerah Roh akan matang dalam tabiatmu. Imanmu akan meningkat, keyakinan hatimu akan bertambah dalam, kasihmu akan dijadikan sempurna. Makin lama engkau akan semakin memantulkan keserupaan dengan Kristus di dalam segala sesuatu yang suci, mulia dan elok....

Buah ini tidak akan pernah binasa, melainkan akan menghasilkan sejenisnya suatu penuaian kepada hidup yang kekal.

“Bilamana buahnya matang, lalu segera disuruhnya orang membawa sabit, sebab sudah tiba musim menuai,” Kristus sedang menunggu-nunggu dengan penuh kerinduan bagi manifestasi Diri-Nya dalam jemaat-Nya. Apabila tabiat Kristus kelak dihasilkan dengan sempurna dalam umat-Nya, maka la akan datang untuk menyatakan mereka sebagai milik-Nya.74

Monday, January 25, 2021

Ia Membawa Hikmat dan Pengertian

 “Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN” (Yesaya 11:2).

Sebagaimana Roh Suci membukakan kepadamu kebenaran, engkau akan mengumpulkan pengalaman-pengalaman yang sangat indah, dan akan rindu berbicara kepada orang lain tentang perkara-perkara yang menghiburkan, yang telah dinyatakan kepadamu. Kalau dibawa ke dalam pergaulan dengan mereka itu, engkau akan menyampaikan berbagai pikiran yang segar tentang tabiat atau pekerjaan Kristus. Engkau akan mempunyai berbagai kenyataan yang segar tentang kasih-Nya yang berbelas kasihan untuk dibagi-bagikan kepada orang orang yang mengasihi Dia dan kepada orang-orang yang tidak mengasihi Dia.

“Berilah dan kamu akan diberi;” karena Firman Allah adalah “mata air di kebun, sumber air hidup, yang mengalir dari gunung Libanon!” Hati yang pernah merasakan kasih Kristus, selalu berseru untuk hal yang lebih dalam, dan sementara engkau membagi-bagikan, engkau akan menerima dalam ukuran yang lebih banyak dan lebih limpah. Setiap penyataan Allah kepada jiwa, meningkatkan kesanggupan untuk mengetahui dan mengasihi. Seruan hati yang terus menerus ialah, “Lebih banyak dari pada-Mu,” dan selamanya Roh itu menjawab, “Jauh lebih banyak.” Karena Allah kita senang melalaikan “jauh lebih banyak daripada yang kita doakan atau pikirkan.” Kepada Yesus, yang mengosongkan Diri-Nya untuk keselamatan manusia yang hilang, Roh Suci diberikan tanpa ada batasnya. Demikianlah Roh itu akan diberikan kepada tiap-tiap pengikut Kristus apabila segenap hati diserahkan untuk tempat kediaman-Nya. Tuhan kita sendiri telah memberikan perintah, “Hendaklah kamu penuh dengan Roh,” maka perintah inilah juga suatu kegenapan janji. Kerelaan kehendak Bapalah agar dalam Kristus “segala kepenuhan itu berdiam;” dan “dalam Dia kamu dipenuhi”

Allah telah menuangkan kasih-Nya tanpa ada batasnya, seperti hujan menyegarkan bumi. Ia berfirman: “Hai langit, teteskanlah keadilan dari atas, dan baiklah awan-awan mencurahkannya! Baiklah bumi membukakan diri dan bertunaskan keselamatan, dan baiklah ditumbuhkannya keadilan!” ... “Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia.”71

Sunday, January 24, 2021

Ia Mengajar Kita

 “Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu-dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta-dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia” (l Yohanes 2:27).

Roh itu sendirilah yang mengajar dan memberikan penerangan. Khotbah yang paling berkuasa tentang Firman itu, membaca Alkitab, tidak akan dapat mengubahkan tabiat dan menyelamatkan jiwa-jiwa kecuali Roh bekerja dengan dan melalui unsur-unsur manusia. Perencanaan dan pemikiran sekali-kali tidak boleh bersifat hendak menarik perhatian kepada diri. Firman itulah suatu kuasa, suatu pedang, di tangan manusia, tetapi Roh Suci di dalam kuasa-Nya yang hidup itulah efisiensi untuk mengesankan pikiran. “Mereka akan diajar oleh Allah.” Yang menyebabkan terang bercahaya ke dalam hati ialah Allah ....Sebabnya mengapa Allah dapat melakukan begitu sedikit bagi kita ialah karena kita lupa bahwa kebajikan hidup dalam Roh Suci itu harus bergabung dengan perwakilan manusia.69

Beserta kebenaran besar yang telah kita terima dengan hak istimewa, seharusnyalah kita, di bawah kuasa Roh Suci dapat menjadi saluran terang yang hidup. Maka kemudian dapatlah kita menghampiri takhta kemurahan; dan melihat pelangi perjanjian, bertelut dengan hati yang hancur, serta mencari kerajaan surga dengan suatu kekuatan rohani yang akan membawa pahalanya sendiri.

Kita akan mengambilnya dengan kekuatan, seperti dibuat oleh Yakub. Kemudian pekabaran kita akan menjadi kuasa Allah kepada keselamatan. Segala permohonan kita akan penuh dengan ketekunan, penuh dengan perasaan akan keperluan kita yang besar; maka kita pun tidak akan ditolak. Kebenaran itu akan diucapkan oleh hidup dan tabiat, dan oleh bibir yang telah dijamah oleh bara api yang hidup dari mazbah Allah. Kalau inilah pengalaman kita, maka kita pun akan diangkat ke luar dari diri kita yang malang dan hina, yang telah kita sayangkan dengan begitu lemah lembut. Kita akan mengosongkan hati kita dari kuasa kekikiran yang merongrong, dan akan dipenuhi dengan puji-pujian dan syukur kepada Allah. Kita akan membesarkan Tuhan, Allah Segala anugerah, yang telah membesarkan Kristus. Maka la akan menyatakan kuasa-Nya oleh kita, membuat kita seperti sabit yang tajam di ladang penuaian.70