Friday, March 5, 2021

KITA MENERIMA IMAN YANG BEKERJA OLEH KASIH

"Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak memiliki sesuatu yang berarti, hanya iman yang bekerja oleh kasih '' - Galatia 5: 6.


Bilamana mengajukan permohonan haruslah dengan kerendahan hati, bukan dengan pelaporan unggul, namun dengan jiwa yang sungguh dahaga akan Allah. Kristus selalu melihat apa yang tersimpan di dalam hati. Kita harus datang dengan iman sehingga Tuhan akan mendengar dan menjawab doa kita; “Dan segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman, adalah dosa." Iman sejati adalah iman yang bekerja oleh kasih, dan menyucikan jiwa. Suatu iman yang hidup adalah iman yang bekerja. Jika kita masuk dalam taman dan menemukan tidak ada udara dalam tanaman, tidak ada kesegaran pada daun-daunnya, tidak tampak kuntum atau bunga mekar, tidak ada tanda kehidupan pada batang atau ranting, maka kita akan berkata, “Tanamannya mati. Buang saja dari kebun, karena akan mengganggu pemandangan." Begitu pula dengan mereka yang mengaku Kristen, namun tidak memiliki kerohanian. Jika tidak ada tanda kehidupan rohani, jika tidak ada perbuatan penurutan hukum, bukti bahwa mereka tidak tinggal dalam Kristus - tanaman anggur yang hidup.

Iman dan kasih itu merupakan elemen penting, kuat dan berguna dalam karakter Kristus. Mereka yang memiliki berarti menjadi satu dengan Kristus, dan membawa misi-Nya ... Kita harus duduk di kaki Kristus sebagai pendengar setia, dan menggunakan iman dan kasih persembahan-Nya. Kita kemudian akan mengangkat kuk Kristus, dan mengangkat beban-Nya, dan Kristus akan membawa kita sebagai bagian dari Diri-Nya; Di surga akan dikatakan, "Kamu adalah pekerja bersama Allah. Akankah orang-orang muda kita mengingat bahwa tanpa iman tidak mungkin menyenangkan Allah? Dan itu haruslah iman yang bekerja oleh kasih dan menyucikan jiwa.

Kita tidak bisa mengabaikan nilai dari iman sederhana dan meremehkan penurutan. Karena oleh mengikuti jalan penurutan dalam iman yang sederhana inilah maka karakter memperoleh kesempurnaan.

    

Thursday, March 4, 2021

KRISTUSLAH GURU YANG DIUTUS DARI SURGA

"Kata Yesus kepada mereka:" Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi '' - Yohanes 6:35.


Pikiran adalah milik terbaik yang ada pada kita; Tetapi itu harus Kristus belajar, dengan renungan, dengan belajar di sekolah, pendidik terbaik dan paling benar yang pernah dikenal oleh dunia ini.

"Akulah roti," Pencipta, Pemelihara hidup, dan Penopang hidup kerohanian yang kekal .... Memakan daging-Nya dan meminum darah-Nya berarti menerima Dia sebagai guru yang diutus dari surga. Percaya pada-Nya penting untuk kehidupan rohani. Mereka yang makan pada Firman itu tidak pernah lapar, tidak pernah haus, tidak pernah mengingini sesuatu yang lebih tinggi atau yang memiliki diagungkan.

Pengetahuan yang paling benar, yang paling mulia, terdapat dalam Firman Allah. Dalam kesederhanaannya ada kefasihan lidah. Ada orang-orang yang akan menggenggam perkataan- perkataan orang-orang dunia yang disangka besar, dan bagaimana cara mereka menggunakan perkataan sebagai yang perlu dihormati dan ditempatkan. Engkau akan mendengar orang-orang meninggikan manusia, mengagungkan mereka yang disebut besar oleh dunia ini. Dalam melakukan ini, mereka Kehilangan pandangan akan Kristus dalam Firman itu. Bagi mereka Dia manajemen semua dan di dalam segala sesuatu-- yang pertama, yang terakhir, yang terbaik, dalam segala sesuatu. Mereka itu perlu duduk di dekat kaki Yesus, dan belajar dengan-Nya, karena mengenal Dia dengan benar berarti hidup yang kekal.

Alkitablah penuntun kita di jalan-jalan selamat yang membawa kepada hidup yang kekal. Allah telah mengilhami manusia untuk menulis apa yang akan menyatakan kebenaran kepada kita, yang akan menarik, dan yang kalau dipraktikkan akan menyanggupkan penerima yang memperoleh kuasa moral sehingga menjadi sederajat dengan tokoh-tokoh yang paling tinggi pendidikan-nya. Pikiran semua orang yang menjadikan Firman Allah sebagai pelajarannya, akan bertambah luas. Jauh melebihi pelajaran yang lain mana pun, pelajaran inilah yang bersifat menambah kuasa pemahaman, dan mengaruniai segala kuasa pikiran dengan tenaga yang baru .... Dibawanya kita ke dalam perhubungan yang lebih rapat dengan segenap surga, memberikan hikmat, dan pengetahuan, dan pengertian. ... Injil itu tak terkalahkan untuk makanan rohani, mengenyangkan selera kerohanian manusia. Di dalam setiap keadaan,

    

Wednesday, March 3, 2021

IA MENGAJAR KITA KUK-NYA ADALAH ENAK, BEBAN-NYA RINGAN

"Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan''– Matius 11:30.


Kita harus memikul kuk Kristus agar kita boleh ditaruh dalam persatuan yang seksama dengan Dia. "Pikullah kuk yang Ku pasang," kata-Nya....Mengenakan kuk mempersatukan manusia fana dalam persahabatan dengan Anak Allah yang terkasih. Mengangkat salib memutuskan diri dari jiwa, dan menaruh manusia di mana ia belajar bagaimana memikul beban Kristus. Kita tidak dapat mengikut Kristus tanpa memikul kuk-Nya, tanpa mengangkat salib dan memikulnya seperti Dia. Kalau kehendak kita tidak sesuai dengan segala tuntutan Ilahi, kita harus menyangkal kecenderungan kita, meninggalkan segala keinginan yang kita kasihi, lalu melangkah dalam jejak kaki Kristus ....

Manusia membentuk bagi lehernya sendiri kuk yang tampaknya ringan dan senang untuk dipakai, tetapi kuk itu ternyata terlalu sangat menyiksa. Kristus melihat ini, lalu kata-Nya: Pikullah kuk yang Kupasang. Kuk yang kau taruh pada lehermu sendiri dengan berpikir itu sangat cocok, tidak akan cocok sama sekali. Pikullah kuk yang Kupasang, dan belajarlah kepada-Ku segala pelajaran yang perlu engkau ketahui, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan bebanKu pun ringan. Tuhan tidak pernah mengadakan taksiran yang salah tentang warisan-Nya. Ia mengukur manusia dengan siapa Ia bekerja. Kalau mereka tunduk kepada kuk-Nya, kalau mereka meninggalkan pergumulan yang telah tidak menguntungkan bagi mereka dan bagi pekerjaan Allah, mereka akan mendapat kedamaian dan ketenangan. Kalau mereka menjadi sadar akan kelemahan dan kekurangan mereka sendiri, mereka akan bergemar melakukan kehendak Allah. Mereka akan tunduk kepada kuk Kristus. Kemudian Allah dapat mengerjakan di dalam mereka baik kehendak, baik usaha, menurut kerelaan-Nya, yang sering sangat bertentangan kepada segala rencana pikiran manusia. Kalau pengurapan surga itu datang kepada kita, kita pun akan mempelajari pelajaran kelembutan dan kerendahan hati, yang selamanya membawa ketenangan kepada jiwa.

Meskipun engkau akan menghadapi godaan, namun segala godaan ini, yang ditanggung dengan baik, hanya menjadikan jalan itu lebih indah.

    

Tuesday, March 2, 2021

KITA BELAJAR DARI KRISTUS

"Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan''– Matius 11:29.


Hanyalah oleh bantuan Guru Ilahi itu kita dapat mengerti segala kebenaran Firman Allah. Di dalam sekolah-Nya kita akan belajar bagaimana menjadi lembut dan rendah hati. Ia menunjukkan kepada kita bagaimana mengetahui segala rahasia kesalehan.

Biarlah mereka yang menginginkan pendidikan yang setinggi-tingginya, belajar... bahwa Allah dekat kepada semua orang yang mencari Dia dengan segenap hati.

Semakin sering seseorang melihat tabiat Allah, makin menjadi rendah hati, dan makin rendahlah penilaiannya terhadap dirinya. Sesungguhnya inilah bukti bahwa ia memandang Allah, bahwa ia bersatu dengan Yesus Kristus. Kecuali kita lemah lembut dan rendah hati, kita tidak dapat dalam kebenaran mengaku bahwa kita mempunyai pengertian tentang tabiat Allah. Manusia boleh menganggap bahwa mereka memiliki kualifikasi superior. Talenta-talenta mereka yang cemerlang, kepintaran yang besar, kefasihan lidah, kegiatan, dan semangat boleh menyilaukan mata, menggembirakan kehendak hati, dan membangkitkan perasaan kagum dari orang-orang yang tidak dapat membaca di bawah permukaan, tetapi kecuali kerendahan hati dan kesederhanaan dihubungkan dengan segala karunia yang lain-lain ini, sifat memuliakan diri dan meninggikan diri akan tampak. Kecuali tiap-tiap kualifikasi itu ditahbiskan kepada Tuhan, kecuali orang-orang kepada siapa Tuhan telah memercayakan karunia-karunia berusaha mencari rahmat yang satu-satunya dapat menjadikan kualifikasi mereka itu berkenan kepada Allah, mereka dipandang oleh Tuhan... sebagai hamba yang tiada berguna. “Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur, hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah."... Barang siapa yang hatinya hancur dan ditaklukkan, yang telah melihat kenyataan yang mulia dari tabiat Allah, tidak akan menunjukkan kepongahan .... Diri akan hilang di dalam keinsafan yang ada padanya tentang kemuliaan Allah yang ajaib, dan keadaan mereka yang tiada berharga semata-mata. Semua orang yang menghargai kehidupan yang bahagia dan suci berjalan bersama dengan Allah ... tidak akan membiarkan sesuatu terbengkalai kalau saja mereka boleh mendapat kilasan kemuliaan-Nya. Di segala tempat dan di bawah segala keadaan, mereka akan berdoa kepada Allah agar mereka boleh dibiarkan melihat Dia. Mereka akan menyayangi roh yang lernbut dan menyesal, yang gemetar pada Firman Allah.

    

Monday, March 1, 2021

SEMUA YANG LETIH KARENA DOSA DIANJURKAN SUPAYA MENDAFTAR

"Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu''– Matius 11:28.


Sekaranglah bunyi suara kemurahan yang manis terdengar oleh telingamu. Hari ini undangan surga datang kepadamu. Pada hari ini semua yang di surga berkata, Marilah.

Marilah, karena segala sesuatu sekarang sudah tersedia. Barang siapa yang mau, biarlah ia datang dan meminum air hidup dengan cuma-cuma. Sekaranglah waktunya bahwa kita mau seperti kesederhanaan anak-anak. Kita mau melihat segala sesuatu, seperti kesombongan, kesia-siaan, dan kebodohan, dijauhkan. Kita sedang menghadapi Hari Pengadilan. Laki- laki dan perempuan akan memerlukan kekuatan yang lebih besar daripada bantuan mana pun dari manusia, yang padanya kita bisa bersandar. Mereka harus bersandar pada lengan Yahwe. Kita menghadapi hari itu apabila segala perbuatan manusia akan dicoba, dan diuji dan kita mau supaya engkau bersedia .... Kita mengadakan seruan kepadamu supaya membersihkan dirimu dari kesombongan dunia ini, kesombongan dan kesia-siaan, serta kebodohan hidup. Yesus mengasihimu. Yesus mengasihani engkau. Rombongan malaikat disuruh-Nya untuk melayanimu. Maka sekarang, ketika segenap surga menaruh perbatian bagimu, tidakkah engkau menaruh perhatian bagi dirimu sendin?

Beberapa orang tampaknya takut memercayai Firman Allah seolah-olah itu akan menjadi kepongahan dalam mereka. Mereka berdoa supaya Tuhan mengajar kita, namun merasa takut memercayai Firman Allah yang dijanjikan dan percaya kita telah diajar oleh Dia. Selama kita datang kepada Bapa kita yang di surga dengan rendah hati dan dengan suatu roh untuk diajar, mau dan ingin hendak belajar, apakah sebabnya kita meragukan penggenapan Allah akan janji-Nya Sendiri? ... Apabila engkau telah berusaha hendak mengetahui kehendak-Nya, maka peranmu ialah untuk memercayai bahwa engkau akan dipimpin dan dituntun dan diberkati dalam melakukan kehendak-Nya..... Kristuslah yang sedang menuntun umat-Nya dewasa ini, menunjukkan kepada mereka di mana dan bagaimana caranya untuk bekerja

    

Sunday, February 28, 2021

KITA TIDAK AKAN MENGINGINI

"Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya atau apa pun yang dipunyai sesamamu''– Keluaran 20: 17.


Hukum yang terakhir mencela keinginan. Segala keinginan yang bersifat mementingkan diri, setiap kadar perasaan tidak puas, tiap-tiap perbuatan hendak beroleh keuntungan yang berlebihan, setiap usaha memuaskan hati dengan mementingkan diri yang bekerja untuk menguatkan dan memperkembang tabiat yang akan menghancurkan keserupaan dengan Kristus dalam manusia, dan menutup pintu gerbang kota Allah terhadap manusia.

Apabila ... malaikat-malaikat datang hendak melayani orang-orang yang akan menjadi ahli waris keselamatan, dan menyaksikan pertunjukan kekikiran, pertunjukan keinginan mencari keuntungan yang berlebih-lebihan, dan mencari keuntungan sendiri atas kerugian orang lain; malaikat-malaikat itu pergi dengan dukacita...Tidak ada cara lain di mana Tuhan dapat dimuliakan dengan lebih baik dan kebenaran dihormati setinggi-tingginya, daripada bagi orang-orang yang tidak beriman melihat bahwa kebenaran telah mengerjakan suatu pekerjaan yang besar dan baik atas hidup orang-orang yang secara alami tamak dan pelit. Kalau sekiranya dapat dilihat bahwa iman orang-orang yang begitu mempunyai suatu pengaruh yang membentuk tabiat mereka, mengubahkan mereka dari orang-orang yang sangat kikir, mementingkan diri sendiri, suka mencari laba yang berlebih-lebihan, dan menggemari uang, menjadi orang-orang yang suka berbuat baik, yang mencari kesempatan-kesempatan untuk menggunakan kekayaannya dalam usaha memberkati orang-orang yang perlu diberkati, yang melawat perempuan-perempuan janda dan anak yatim piatu dalam kesengsaraannya, dan yang menjaga dirinya suci dari dunia ini, itulah kelak suatu bukti bahwa agama mereka itu tulen adanya.... Barang siapa mengaku sedang menunggu dan berjaga-jaga untuk kedatangan Tuhannya seharusnyalah jangan mempermalukan pengakuan mereka oleh bersenda gurau dalam perdagangan dan bertahan untuk sen yang terakhir. Buah yang demikian tidak bertumbuh atas pohon umat Kristen.

Hukum yang kesepuluh memukul tepat pada akar segala dosa, melarang keinginan yang bersifat mementingkan diri, yang dari padanya terpancar perbuatan yang jahat. Orang yang di dalam penurutan kepada hukum Allah menahan diri dari menuruti keinginan bahkan keinginan jahat terhadap kepunyaan orang lain, tidak akan bersalah tentang suatu perbuatan salah terhadap sesamanya.

    

Saturday, February 27, 2021

KITA TIDAK AKAN BERDUSTA ATAU MEMBERIKAN KESAKSIAN PALSU

"Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu''– Keluaran 20: 16.


Hukum yang kesembilan menuntut dari kita suatu penghargaan yang tidak dapat diganggu gugat bagi kebenaran yang tepat di dalam segala pernyataan oleh mana tabiat sesama kita manusia mungkin akan dinodai. Lidah, yang begitu kecil dikendalikan manusia, harus dikekang oleh prinsip ketelitian yang kuat, oleh hukum kasih terhadap Allah dan terhadap manusia.

Perkataan bohong dalam segala hal, setiap usaha atau maksud hendak menipu sesama kita, tercakup dalam hukum ini. Suatu maksud hendak menipu itulah yang merupakan dusta. Oleh lirikan mata, gerakan tangan, ekspresi wajah, suatu dusta bisa diadakan secara mantap sama seperti oleh perkataan. Semua ucapan keterlaluan yang disengaja, setiap pernyataan atau sindiran yang dimaksudkan untuk memberikan kesan yang salah dan dibesar-besarkan, bahkan pernyataan dari fakta yang diucapkan sedemikian rupa sehingga menyesatkan, semuanya itu termasuk dusta. Hukum ini melarang segala usaha untuk merugikan nama baik sesama manusia oleh penyajian yang salah atau sangka-sangka jahat, oleh laporan palsu atau membawa berita yang tidak benar. Bahkan menyembunyikan kebenaran dengan sengaja, yang olehnya mengakibatkan orang lain akan dirugikan, adalah pelanggaran hukum yang kesembilan.

Yesus mengajarkan bahwa kebenaran yang tepat haruslah menjadi undang -undang pembicaraan. "Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak ..." Perkataan ini menyalahkan semua ungkapan serta seruan yang tidak berarti dan penjelasan-penjelasan yang mendekati kepada perkataan sia-sia. Mengutuk ucapan-ucapan penipuan, penghindaran kebenaran, ungkapan yang menyanjung, membesar-besarkan, penyajian yang tidak benar dalam perdagangan yang sedang berlaku dalam masyarakat dan dalam dunia usaha. Kata-kata ini mengajarkan bahwa tidak seorang pun boleh berupaya tampil menyelubungi keadaannya yang sebenarnya, atau yang perkataannya tidak menyampaikan perasaan hatinya yang sebenarnya, dapat dikatakan berkata yang benar....

Segala sesuatu yang dilakukan orang-orang Kristen haruslah jelas seperti sinar matahari. Kebenaran berasal dari Allah; penipuan dalam segala bentuknya yang sangat banyak, berasal dari Iblis .... Kita tidak dapat membicarakan kebenaran kecuali pikiran kita selalu dituntun oleh Dia yang adalah kebenaran.

    

Friday, February 26, 2021

KITA TIDAK AKAN MENCURI

"Jangan mencuri''– Keluaran 20: 15.


Baik dosa-dosa umum maupun secara pribadi tercakup dalam larangan ini. Hukum yang kedelapan ini menghukum penculikan dan soal perbudakan, dan melarang peperangan untuk menguasai orang lain. Itu menghukum pencurian dan perampokan. Dituntutnya kejujuran dalam hal-hal yang paling kecil dalam segala urusan hidup. Hukum itu melarang ketamakan dalam perdagangan, dan dituntutnya pembayaran utang atau upah yang adil. Menyatakan bahwa setiap usaha untuk mencari keuntungan bagi diri sendiri dari kelalaian, kelemahan, atau kemalangan orang lain, dicatat sebagai penipuan di dalam buku surga."

Hukum yang kedelapan itu harus menjadi benteng jiwa, dan memagari manusia di dalamnya, sehingga ia tidak akan mengadakan pelanggaran yang berbahaya--yang cinta dirinya dan keinginannya untuk laba akan dibuat atas hak-hak sesamanya manusia. Dilarangnya segala macam ketidaktulusan, ketidakadilan,atau penipuan, biarpun itu umum, betapapun itu dimaafkan oleh dalih-dalih yang mungkin masuk akal.

"Jangan mencuri" ditulis oleh jari Allah di atas loh batu, namun betapa banyaknya pencurian terhadap kasih sayang dilakukan dan itu dimaafkan. Pertunangan yang dapat menyesatkan dipelihara, hubungan-hubungan rahasia diteruskan, hingga kasih sayang seorang yang tidak berpengalaman dan yang tidak mengetahui ke mana pertunangannya akan bertumbuh, berada dalam satu tindakan yang ditarik menjauh dari orang tua dan diletakkan di atas seseorang yang sebenarnya tidak layak dicintai. Alkitab menyalahkan segala jenis ketidakjujuran.

Meremehkan hati ialah suatu kejahatan yang bukan main besarnya di pandangan Allah yang suci.

Sebagaimana kita berurusan dengan sesama manusia dalam cara yang tidak jujur atau mengadakan penyelewengan secara berani, demikian pula kita akan memperlakukan Allah. Orang-orang yang terus berbuat hal-hal yang tidak jujur akan terus melakukan kebiasaan mereka hingga mereka menipu jiwa mereka sendiri serta kehilangan surga dan hidup yang kekal.

Selama langit dan bumi ada, prinsip suci dari hukum Allah itu akan tetap ada, suatu sumber berkat, memancarkan aliran-aliran untuk menyegarkan bumi.

    

Thursday, February 25, 2021

KITA AKAN MENJADI SUCI

"Jangan berzinah''– Keluaran 20: 14.


Perintah ini melarang bukan saja perbuatan-perbuatan yang tidak suci, melainkan pikiran dan keinginan yang penuh dengan hawa nafsu, atau setiap perbuatan yang cenderung untuk membangkitkan nafsu. Kesucian dituntut bunkan saja dalam kehidupan yang dapat dilihat dari luar tetapi juga dalam keinginan-keinginan yang tersembunyi serta perasaan hati. Kristus, yang mengajarkan tentang tuntutan hukum Allah yang jangkauannya sangat luas, menyatakan bahwa pikiran atau pandangan jahat itu adalah juga dosa sama seperti kalau melakukan perbuatan yang melanggar hukum.

Kalau pikiran yang jahat dikasihi dan dihargai, sekalipun tersembunyi, Yesus mengatakan, itu menunjukkan bahwa dosa masih tetap berkerajaan di dalam hati. Jiwa masih tetap dalam empedu kepahitan dan dalam perbudakan kejahatan. Orang yang mendapat kesenangan dalam memikir-mikirkan adegan kecabulan, yang memanjakan pikiran yang jahat, pandangan yang penuh nafsu, dapat melihat dalam dosa terbuka, dengan beban malunya dan duka yang menghancurkan hati, sifat yang sebenarnya dari kejahatan yang telah disembunyikannya di dalam bilik-bilik jiwa. Masa penggodaan, yang olehnya seseorang bisa jatuh ke dalam dosa yang memilukan, tidak menciptakan kejahatan yang dinyatakan, tetapi hanya mengembangkan atau menyatakan apa yang tersembunyi dan terpendam dalam hati. "Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia;" karena dari dalam hati "terpancar kehi dupan." Hati yang di dalamnya Kristus tinggal, akan dipenuhi, dipuaskan, dengan kasih-Nya sehingga hati itu tidak akan dihanguskan dengan keinginan untuk menarik simpati dan perhatian kepada dirinya sendiri. Maka oleh penyerahan jiwa kepada Allah, hikmat-Nya dapat melaksanakan apa yang gagal dilakukan hikmat manusia.

Selama kehidupan masih berlangsung, selalu ada keperluan untuk menjaga kasih sayang hati dan hawa nafsu dengan maksud yang teguh. Tidak sesaat pun kita dapat aman kecuali kalau kita bersandar pada Allah, hidup tersembunyi dengan Kristus.

Makin dekat kita hidup kepada Yesus, semakin besar kemungkinan kita ambil bagian dalam tabiat-Nya yang murni dan suci; dan semakin menjijikkan dosa dosa itu tampaknya bagi kita, lalu kemurnian dan kegemilangan Kristus akan tampak semakin ditinggikan dan diinginkan.

    

Wednesday, February 24, 2021

KITA TIDAK AKAN MEMBUNUH

"Jangan membunuh''– Keluaran 20: 13.


Semua perbuatan yang tidak adil, yang cenderung memendekkan umur; roh kebencian dan dendam, atau pemanjaan hawa nafsu yang membawa kepada perbuatan-perbuatan yang membahayakan terhadap orang lain, atau menyebabkan kita sampai menginginkan mereka celaka (karena "setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia"); kelalaian untuk mengurus orang-orang miskin atau menderita; semua pemanjaan diri atau penahanan diri yang tidak perlu atau pekerjaan yang berlebihan sehingga cenderung merusak kesehatan--semuanya ini, sampai kepada tingkat yang 1ebih besar, atau kecil adalah pelanggaran hukum yang keenam.

Beberapa orang mengorbankan kewajiban jasmani dan moral, berpikir hendak mendapat kebahagiaan, dan mereka kehilangan baik jiwa maupun tubuh. Yang lain akan mencari kebahagiaan mereka dalam pemanjaan selera yang bukan sewajarnya, dan menganggap pemanjaan selera itu lebih diperlukan daripada kesehatan dan hidup. Banyak membiarkan dirinya dirantai oleh hawa nafsu kebinatangan, dan akan mengorbankan kekuatan jasmani, intelek, dan moral, untuk memuaskan nafsu berahi. Mereka akan membawa diri mereka ke dalam kubur yang belum waktunya, dan pada hari pengadilan akan dibebankan dengan pembunuhan diri sendiri.

Roh kebencian dan dendam berasal dari Iblis; dan itu mengajak dia membunuh Anak Allah. Barang siapa menyayangi dengki atau perangai yang tidak bermurah hati berarti menyayangi roh Iblis itu; dan buahnya akan membawa kepada maut. Dalam pikiran dendam, perbuatan jahat itu ada terbungkus, seperti tanaman dalam bibit.

Hukum Allah memperhatikan kecemburuan, iri hati, kebencian, fitnah, rasa dendam, hawa nafsu, dan ambisi yang meluap dalam jiwa, tetapi tidak dinyatakan dalam tindakan secara luar, oleh karena kesempatan, bukan kehendak, sudah lama diinginkan. Dan emosi yang penuh dosa ini akan dipertanggungjawabkan pada hari bilamana ''Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi."

Kristus adalah kebenaran, penyucian, dan penebusan bagi barang siapa yang percaya pada-Nya .... Ia menaruh di hadapan kita suatu teladan yang sempurna akan penurutan kepada hukum Allah.

    

Tuesday, February 23, 2021

UMUR PANJANG DIJANJIKAN BAGI ORANG YANG MENGHORMATI ORANG TUA

 "Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu''– Keluaran 20: 12.


Mereka yang sungguh-sungguh mau menuruti Kristus harus membiarkan Dia tinggal dalam hati, dan menobatkan Dia di sana sebagai yang tertinggi. Mereka mesti menyatakan semangat dan karakter-Nya·dalam kehidupan rumah tangga, dan menunjukkan budi bahasa dan kemurahan hati kepada semua orang dengan siapa mereka bertemu. Banyak anak-anak yang mengaku mengetahui kebenaran, tetapi tidak memberi kepada orang tuanya hormat dan kasih sayang yang seharusnya diberikan kepada mereka, dan yang menyatakan hanya sedikit kasih kepada bapa dan ibu, gagal menghormati mereka dalam menangguhkan harapan mereka, atau dalam usaha melepaskan mereka dari kecemasan. Banyak orang yang mengaku Kristen tidak mengetahui apakah artinya "Hormatilah ayahmu dan ibumu," dan sebagai akibatnya akan mengetahui begitu sedikit juga tentang apakah artinya "supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu"....Penyelidik hati itu mengetahui apakah sikapmu terhadap ibu dan bapamu; karena Ia sedang menimbang tabiat moral dalam neraca keemasan yang di dalam bait suci yang di surga. Oh, akuilah kelalaianmu akan ibu dan bapamu, akuilah sikapmu yang kurang peduli terhadap mereka, dan penghinaanmu akan hukum Allah yang suci.

Orang tua berhak mendapatkan kasih dan penghormatan, yang tidak patut diberikan kepada orang lain. Allah Sendiri, yang telah menaruh atas mereka t:anggung jawab bagi jiwa-jiwa yang diserahkan kepada penjagaan mereka, telah menentukan bahwa pada tahun-tahun pertama dalam hidup, ibu dan bapa akan berdiri pada tempat Allah untuk anak-anak mereka. Maka barang siapa menolak kekuasaan yang sah dari orang tuanya, berarti menolak kekuasaan Allah. Hukum yang kelima menuntut anak-anak bukan saja supaya memberikan penghormatan, taat, dan penurutan kepada ibu bapanya, melainkan juga supaya memberikan kepada mereka itu kasih dan kelemahlembutan, untuk meringankan keluh kesah mereka, menjaga nama baik mereka, dan menyokong dan menghiburkan mereka pada masa tua.

Hukum kelima mengikat anak-anak seumur hidup mereka dan kehidupan orang tua mereka bertahan.

    

Monday, February 22, 2021

KITA AKAN MEMELIHARA KESUCIAN HARI SABAT

"Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat''– Keluaran 20: 8.


Allah berfirman, "Hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu." Dia menaruh kesucian-Nya atas hari ini dan memberkatinya serta menyucikannya sebagai hari perhentian.... Itulah satu-satunya perintah dalam Sepuluh Hukum, yang memberitahukan siapakah Allah itu. Ditaruhnya perbedaan antara Allah dengan segala ilah yang lain. Hukum itu mengatakan Allah yang menjadikan langit dan bumi, Allah yang menjadikan pohon-pohon dan bunga-bunga dan menjadikan manusia; inilah Allah yang engkau harus turuti di hadapan anak-anakmu, dan engkau hanya perlu menunjuk kepada bunga-bunga dan beritahukan kepada mereka bahwa Dialah yang menjadikan semuanya ini dan Dia berhenti pada hari yang ketujuh dari segala pekerjaan-Nya .... Hari yang ketujuh itulah suatu peringatan yang diberikan Allah.

Menunjuk kepada Allah sebagai Khalik langit dan bumi, dibedakannya Allah yang benar dari semua ilah palsu. Setiap orang yang memelihara hari ketujuh, menyatakan oleh perbuatan ini bahwa mereka adalah penyembah-penyembah Yahwe. Demikianlah hari Sabat itu menjadi suatu tanda kesetiaan manusia kepada Allah selama masih ada di atas bumi untuk berbakti kepada-Nya ....

Allah telah memberikan kepada manusia enam hari di mana harus bekerja, dan Ia menuntut agar pekerjaan mereka sendiri harus dilakukan dalam enam hari kerja itu. Segala perbuatan yang perlu dan kemurahan dibolehkan pada hari Sabat, orang-orang sakit dan yang menderita pada segala waktu haruslah dirawat; tetapi pekerjaan yang tidak perlu haruslah dihindarkan dengan keras....Dan di dalam hukum itu termasuk semua orang yang di dalam pintu gerbang kita. Penghuni rumah kita harus mengesampingkan semua usaha duniawi pada saat-saat yang suci itu. Semuanya harus bersatu untuk memuliakan Allah oleh perbaktian sukarela pada hari-Nya yang suci.

Selama langit dan bumi masih utuh, hari Sabat itu akan terus menjadi suatu tanda kuasa Khalik. Maka apabila Eden kelak berkembang di atas bumi ini, hari perhentian Allah yang suci itu akan dihormati oleh semua orang di bawah matahari. "Sabat berganti Sabat," segala penduduk dunia baru yang dipermuliakan itu akan datang "sujud menyembah di hadapan-Ku, firman TUHAN."

    

Sunday, February 21, 2021

KITA TIDAK AKAN MENYEBUT NAMA TUHAN DENGAN SEMBARANGAN

"Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan''– Keluaran 20: 7.


Alasan mengapa perintah ini diberikan supaya: kita jangan bersumpah "baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah, maupun demi bumi, karena

bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah kota Raja Besar; janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak ber kuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rarnbut pun." Segala sesuatu berasal dari Allah. Kita tidak punya sesuatu yang belum kita terima; dan lebih daripada itu, kita tidak punya suatu apa pun yang belum dibeli bagi kita oleh darah Kristus.

Perkataan hawa nafsu yang bernyala-nyala sekali-kali tidak boleh diucapkan, karena di dalam pemandangan Allah dan malaikat-malaikat yang suci, semuanya itu adalah sesuatu jenis bersumpah.

Perintah ini bukan saja melarang sumpah-sumpah palsu dan sumpah yang biasa, melainkan dilarangnya kita dari menggunakan Nama Allah dengan cara yang ringan atau kurang berhati-bati, tanpa memandang kepada artinya yang sangat hebat itu. Oleh menyebut Allah tanpa pikir dalam pembicaraan yang biasa, oleh seruan-seruan kepada-Nya dalam perkara-perkara yang kecil, dan oleh menyebut-nyebut Nama-Nya berulangkali tanpa perasaan, kita menghinakan Dia. "Nama-Nya pun suci dan hebat adanya." Semuanya haruslah merenungkan kemuliaan-Nya, kemurnian dan kesucian-Nya, agar hati boleh dikesankan dengan suatu perasaan akan tabiat-Nya yang mulia; dan Nama-Nya yang suci itu haruslah diucapkan dengan hormat dan khidmat.

Bukannya manusia yang harus kita tinggikan dan sembah; melainkan hanya Allah, satu-satunya Allah yang benar dan hidup, kepada-Nya penyembahan dan penghormatan kita patut diberikan. Menurut pengajaran Alkitab, adalah menghinakan Allah apabila menyebut pendeta-pendeta sebagai "Reverend" artinya yang lebih dihormati atau yang mulia. Tiada seorang manusia fana mempunyai hak menyangkutkan gelar ini kepada namanya sendiri, atau kepada nama mauusia mana pun. Itu hanyalah milik Allah, untuk membedakan Dia dari segala makhluk yang lain .... "Nama-Nya pun suci dan hebat adanya." Kita menghinakan Allah kalau kita menggunakan kata ini pada yang bukan tempatnya .... Bapa dan Anak sajalah yang harus ditinggikan.